Netral English Netral Mandarin
16:30wib
Ebrahim Raisi dinyatakan sebagai presiden terpilih Iran setelah penghitungan suara pada Sabtu (19/6/2021). Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito terkonfirmasi positif Covid-19 menyusul aktivitasnya yang padat dalam dua pekan terakhir ini.
Demi Berlebaran, Habib Rizieq Ajukan Penangguhan Penahanan, FH: Tidak Ada Perlakuan Khusus, Tolak..!!

Kamis, 06-Mei-2021 10:38

Habib Rizieq Shihab
Foto : Istimewa
Habib Rizieq Shihab
2

JAKARTA, NETRALNEWS.COM  - Mantan Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahean (FH) ikut mengomentari keinginan mantan Petinggi Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS)yang meminta penangguhan penahanan.

Hal ini berawal dari keinginan HRS dkk lewat penasihat hukumnya mengajukan permohonan penangguhan penahanan menjelang Idul Fitri. Penangguhan ini dengan alasan kemanusian.

"Kami mengajukan permohonan penangguhan penahanan dengan alasan terdakwa lainnya dalam kasus yang sama tidak ditahan, kemudian tidak akan menghilangkan barang bukti, siap mengikuti persidangan sampai vonis, kemudian pertimbangan kemanusiaan, serta menjelang hari raya Idul Fitri," kata salah satu penasihat hukum Rizieq, Aziz Yanuar, dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jalan Dr Sumarno, Cakung, Rabu (5/5/2021).

Permohonan itu disampaikan lewat surat dinas kepada majelis hakim. Hakim ketua Khadwanto mengatakan akan mempertimbangkan permohonan penangguhan penahanan Habib Rizieq.

Terkait hal ini Ferdinand mempertanyakan jika Hakim mengabulkan permohonan ini, apa kelebihan HRS dengan tahanan lain. Dan dia juga mempertanyakan apakah Kepolisian dan Kejaksaan juga akan mengabulkan.

"Apa perbedaan Rizieq dengan tahanan lainnya? Bagaimana kalau semua tahanan minta hal sama bebas Sementara utk lebaran? Apakah Kepolisian atau Kejaksaan akan mengabulkan?," Tulis Ferdinand di akun Twitternya, Kamis (6/5/2021).

Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia (EWI) menegaskan tidak perlu memberikan perlakuan khusus kepada HRS karena di mata hukum semua orang sama.

"Tidak ada perlakuan khusus, semua sama dimata hukum. Tolak..!!@DivHumas_Polri @KejaksaanRI," ujarnya.

Reporter : Sesmawati
Editor : Sulha Handayani