Netral English Netral Mandarin
09:54wib
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku siap maju menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Presiden Joko Widodo ingin agar pelaksanaan penyuntikan booster vaksin Covid-19 dilakukan mulai awal 2022.
Demo Turunkan Jokowi Dimulai, Andi Arief: Dulu SBY-Boediono Tidak Alergi Didemo bahkan...

Sabtu, 24-Juli-2021 11:45

Andi Arief
Foto : Kolase Netralnews
Andi Arief
28

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Demo tolak PPKM hingga desakan agar Presiden Joko Widodo mengundurkan diri, dikabarkan mulai digelar hari ini di sejumlah kota. 

Menanggapi hal ini, politikus Demokrat, Andi Arief membandingkan era Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Boediono. 

“Dulu jaman SBY Boediono meski tidak kangen didemo, namun tidak alergi didemo, bahkan sampai tuntutan menurunkan SBY Boediono,” kata Andi Arief, Sabtu 24 Juli 2021.

Sementara itu secara terpisah dikabarkan, s=Sejumlah jalan di Jakarta hari ini ditutup. Hal ini untuk mengantisipasi demo 'Jokowi End Game' yang rencanya akan digelar hari ini, Sabtu (24/7/2021).

Seruan ini sempat beredar di media sosial. Aksi turun ke jalan tersebut, rencananya akan digelar di sekitar Istana Negara Jakarta.

Massa rencananya melakukan long march dari Glodok.Tidak jelas siapa pelaksana aksi tersebut.

Dari pantauan Jalan Medan Merdeka Barat dan Jalan Medan Merdeka Utara ditutup dengan barrier. Pagar berduri juga tampak disiagakan.

Sementara itu, Polda Metro Jaya menyatakan bahwa sebanyak 3.385 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pengamanan aksi itu. Mereka terdiri dari personel gabungan kepolisian, TNI, serta pemda itu telah bersiaga sejak pukul 07.00.

Karo Ops Polda Metro Jaya Kombes Marsudianto mengatakan ribuan personel itu dikerahkan di beberapa titik untuk melakukan pengamanan. "(Dikerahkan) di sekitaran Monas kemudian sampai di sekitar DPR juga," ujarnya kepada wartawan.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meminta masyarakat tak menggelar demo. Ia khawatir aksi turun ke jalan yang memicu kerumunan berpotensi menyebarkan virus corona (Covid-19)

"Perlu dipahami, ini sekarang lagi masa pandemi, kalau ada demo nanti terjadi kerumunan, kalau ada kerumunan ada interaksi, maka terjadi penularan," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Jumat (23/7/2021) malam, seperti dikutip CNN Indonesia.

Riza tak ingin rencana demo yang berniat baik untuk mengoreksi kinerja pemerintah malah menjadi masalah baru di tengah

Politikus Partai Gerindra itu meminta masyarakat mematuhi sejumlah peraturan dan kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi, termasuk pembatasan aktivitas masyarakat selama PPKM Level 4.

"PPKM dibuat oleh pemerintah semata-mata untuk memastikan kesehatan dan keselamatan warga," ujarnya.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Wahyu Praditya P