Netral English Netral Mandarin
19:31wib
Hingga matchday kedua Euro 2020 (Euro 2021) terdapat satu negara yang sudah dipastikan tersingkir dari ajang sepak bola antarnegara paling bergengsi di Benua Biru yaitu Makedonia Utara. Indonesia sedang didera lonjakan kasus Covid-19 di sebagian besar daerah. Peningkatan kasus ini terlihat dari keterisian tempat tidur di rumah sakit oleh pasien Covid-19.
Denny Sebut KPK Sedang Disembuhkan dari Penyakit Taliban, Tandanya Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf

Kamis, 06-Mei-2021 06:28

Kolase Konferensi Pers KPK dan Denny Siregar
Foto : Kolase Netralnews
Kolase Konferensi Pers KPK dan Denny Siregar
3

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial Denny Siregar menilai bahwa KPK saat ini sedang disembuhkan dari “penyakit Taliban”. Tandanya adalah pemasangan foto presiden dan wakil presiden saat konferensi pers.  

“KPK sedang disembuhkan dari penyakit Taliban..,” kata Denny Siregar, Rabu malam 5 Mei 2021.

Untuk diketahui, KPK untuk pertama kalinya memasang foto Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di bagian latar belakang saat konferensi pers hasil tes alih status ASN pegawai KPK. 

Padahal biasanya pada latar belakangan tersebut hanya ada logo KPK.

Pemasangan foto tersebut sudah sesuai dengan aturan pemasangan foto Presiden dan Wakil Presiden ini tertuang dalam UU No 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Aturan soal gambar Presiden tercantum dalam Pasal 55:

Adapun bunyi Pasal 55:(1) Dalam hal Lambang Negara ditempatkan bersama-sama dengan Bendera Negara, gambar Presiden dan/ataugambar Wakil Presiden, penggunaannya diatur dengan ketentuan:a. Lambang Negara ditempatkan di sebelah kiri dan lebih tinggi daripada Bendera Negara; danb. gambar resmi Presiden dan/atau gambar Wakil Presiden ditempatkan sejajar dan dipasang lebih rendah daripada Lambang Negara.

Sementara itu, penggunaan lambang negara di sejumlah kantor pemerintah juga diatur. Lambang negara juga menjadi cap dinas kantor.

Pasal 54:(2) Penggunaan Lambang Negara sebagai cap dinas untuk kantor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 52 huruf bdigunakan untuk kantor:a. Presiden dan Wakil Presiden;b. Majelis Permusyawaratan Rakyat;c. Dewan Perwakilan Rakyat;d. Dewan Perwakilan Daerah;e. Mahkamah Agung dan badan peradilan;f. Badan Pemeriksa Keuangan;g. menteri dan pejabat setingkat menteri;h. kepala perwakilan Republik Indonesia di luar negeri yang berkedudukan sebagai duta besar luar biasa dan berkuasa penuh, konsul jenderal, konsul, dan kuasa usaha tetap, konsul jenderal kehormatan, dan konsulkehormatan;i. gubernur, bupati atau walikota;j. notaris; dank. pejabat negara lainnya yang ditentukan oleh undang-undang.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati