Netral English Netral Mandarin
06:52wib
Menkes Singapura meminta pasien Covid-19 yang masih muda dan telah mendapatkan vaksin penuh untuk dirawat di rumah mengingat kapasitas unit gawat darurat hampir penuh. KPK menjadwalkan pemanggilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai saksi dugaan korupsi pengadaan lahan di Munjul, Cipayung, Jakarta Timur, hari ini.
Denny Siregar: Pepo Masuk Film Setengah Detik Bangganya Bukan Maen, Sedekah Diliput JAK TV Senangnya Minta Ampun

Jumat, 23-Juli-2021 08:45

Susilo Bambang Yudhoyono
Foto : Istimewa
Susilo Bambang Yudhoyono
25

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Denny Siregar menyentil Partai Denokrat. Denny sebut ukuran bahagia bagi Demokrat sangat sederhana. 

“Orang2  @PDemokrat ini bahagianya sederhana ya? Pepo masuk film meski 1/2 detik, bangganya bukan maen. Sedekah diliput JAK TV, senangnya minta ampun,” kata Denny Siregar, Jumat 23 Juli 2021.

“Kayak anak kecil kaya manja yang setiap punya maenan baru, semua orang harus tahu.. ,” imbuh Denny. 

Cuitan tersebut disampaikan Denny saat menanggapi cuitan akun bernama To'pe [email protected] yang mengatakan: “Gerakan kemanusian partai Demokrat membantu warga isoman telah ramai jadi perbincangan warga Jakarta. Sampai diliput media JAK TV. Kasih liat si BINATANG @Dennysiregar7 ahh.. yg kuat nontonnya, awas copot ring di jantung :p #dapse #DemokratBantuWarga.” 

Untuk diketahui, Partai Demokrat menyatakan kemunculan sosok Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam film Hollywood berjudul The Tomorrow War merupakan bentuk pengakuan dunia terhadap Indonesia, terutama SBY dalam menjaga perdamaian dunia.

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menyebut SBY digambarkan sebagai tokoh protagonis meski hanya sekilas muncul dalam film tersebut.

"Di sini sebagai salah satu bentuk pengakuan kepada Indonesia, khususnya kepada Bapak Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono, sebagai salah satu pemimpin di dunia yang ketika menjabat ikut berperan aktif dalam menjaga dan mempromosikan perdamaian maupun ketertiban dunia, sesuai dengan amanat Konstitusi," katanya lewat siaran pers, Minggu (18/7).

Herzaky menjelaskan, film The Tomorrow War mengambil momen saat SBY bertemu dengan mantan Perdana Menteri Inggris, Gordon Brown. Itu terjadi pada 31 Maret 2009 di sela-sela forum G-20 di London.

Herzaky mengatakan ada kemungkinan dunia internasional rindu dengan sosok SBY di tengah situasi krisis seperti saat ini akibat pandemi virus corona (Covid-19).

"Untuk ikut terlibat aktif dan memberikan masukan-masukan," katanya.

Sementara itu, politikus Partai Demokrat yang juga mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng menduga sutradara film The Tomorrow War terkesan pada SBY saat menjabat sebagai presiden dulu.

"Apapun, bangga juga melihat sosok (mantan) presiden negara kita ditayangkan sebagai bagian dari pemimpin dunia yang bersatu melawan alien dalam film Hollywood yang menarik," kata dia lewat akun Instagram pribadinya.

Film Tomorrow War dibintangi oleh aktor Hollywood Chris Pratt dan disutradarai Chris McKay. Rencananya, film itu dirilis pada Juli tahun ini.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto