Netral English Netral Mandarin
00:03wib
BMKG menyatakan gempa yang terus berlangsung di wilayah Ambarawa Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga merupakan jenis gempa swarm dan perlu diwaspadai. Sejumlah calon penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, mengeluhkan soal aplikasi PeduliLindungi serta harga tes PCR yang dinilai mahal.
Desta Kenang Perbincangan dengan Sang Kakek Penulis Kho Ping Hoo, Ini yang Dibahas

Kamis, 02-September-2021 07:15

Desta di Poscast Deddy Corbuzier.
Foto : Youtube.
Desta di Poscast Deddy Corbuzier.
35

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Presenter Deddy Mahendra Desta atau akrab disapa Desta mengenang perbincangan dengan Sang Kakek, Penulis Ternama, Kho Ping Hoo. 

Sahabat dari Vincent Rompies ini mengaku kerap mengobrol sore-sore dengan Sang Kakek selama masih ada. Salah satu pembahasan yang dia kenang adalah soal "perang". 

"Deddy (panggilan sayang kakek pada Desta), lihat kok orang perang, satu teriak nama Tuhannya. Satu, teriak nama Tuhannya. Terus Tuhan mau belain yang mana?," ujar Desta mengenang Sang Kakek, dikutip dari tayangan Podcast Deddy Corbuzier, Kamis (2/9/2021).

Melalui percakapan tersebut, Desta memahami bahwa Tuhan tidak akan mungkin menciptakan manusia untuk berperang. "Nggak mungkin dong," sambung dia. 

"Tuhan kalau mau ciptain semuanya sama mah bisa. Ya Tuhan kan Yang Maha Esa, maha kuasa," ujar Suami Artis Natasha Rizki ini.

Bagi Desta, ini berkaitan dengan bagaimana proses manusia bisa menghargai manusia lainnya. 

"Misalnya main mainan serdadu, mainan perang, senang. Nggak mungkin Tuhan seperti itu," tegas bapak tiga anak ini.

Desta percaya bahwa Tuhan ciptakan manusia di dunia agar damai, kondisi bisa baik-baik saja, bisa saling menghargai satu sama lain, dan merasa tidak paling benar karena yang paling benar hanyalah Tuhan.

Diakui Mantan Penggebuk Drum Band Club 80s ini, banyak orang yang merasa dirinya paling benar, bak pemegang kunci surga hingga membawa-bawa agama. Dia tegaskan agama tidaklah salah, karena setiap agama mengajarkan kebaikan. Apabila Tuhan ada di hati, tentu apa yang dilakukan akan berdasarkan dengan damai.

Pernyataan ini disampaikan Desta ketika berbincang soal adanya klaim musik haram. Desta merasa tidak sepakat, karena dia hobi musik dan banyak dari temannya yang depresi, mau bunuh diri, bisa tertolong dengan musik. 

Maka dari itu Desta refleksikan perbincangan dengan Sang Kakek, bahwa setiap orang tidak boleh merasa paling benar dan perlu menghargai pendapat orang lain. 

"Ya nggak papa ada yang anggap haram. Tapi jangan ajak orang-orang, biar orang bisa menemukan pemahamannya masing-masing dan hargai itu," tegas Penyiar Radio ini.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani