Netral English Netral Mandarin
22:35wib
Ahli patologi klinis Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Tonang Dwi Ardyanto menduga bahwa varian Omicron sudah masuk Indonesia. Sebanyak 10.000 buruh akan menggelar aksi unjuk rasa di tiga tempat, yakni Istana Kepresidenan, Mahkamah Konstitusi, dan Balai Kota DKI Jakarta, hari ini.
Di Bali, Ada Resto Makan Sepuasnya, Bayar Seikhlasnya

Rabu, 24-November-2021 19:00

Warung Nyang Nyang.
Foto : Bisnis Wisata
Warung Nyang Nyang.
0

DENPASAR, NETRALNEWS.COM - Sacredatos [ˈsakrɪdʌtỏs] berangkat dari sebuah pemikiran atas mengapa manusia sejak lahir hingga meninggal selalu dikaitkan dengan “harga” dan bagaimana pandemi ini telah membawa banyak orang  untuk berbagi dan mulai menggugat pemikiran akan sebuah “harga”.

Sacredatos dikelola dan dioperasikan sekelompok pengusaha, angel investor dan pegiat sosial dari  berbagai negara. Fokus Sacredatos adalah pada pengembangan konsep social entrepreneur dengan  berinvestasi pada Usaha Masyarakat Kecil and Menengah (UMKM) melalui penerapan pola partisipasi  masyarakat (community based). Sacredatos melekat pada bisnis yang baru berjalan atau bisnis baru  yang bersedia untuk menerapkan konsep partisipasi masyarakat ke dalam bisnis mereka.

Konsep Sacredatos pada dasarnya adalah meniadakan penetapan harga atas seluruh produk non kemasan dan tidak mengambil keuntungan dari penjualan setiap produk kemasan . Setiap konsumen  dipersilahkan untuk menentukan sendiri berapa harga dari produk yang diterimanya/dikonsumsikan dan berapa kontribusi yang ingin diberikan untuk mendukung operasional atas kegiatan usaha/produk  yang telah dinikmati/dikonsumsi.

Melalui penerapan konsep ini, setiap konsumen berkesempatan  untuk berpartisipasi dalam mendukung keberlangsungan usaha ini sesuai dengan kesadaran diri dan kerelaan (keikhlasan) masing-masing. Ini mengajarkan kita semua untuk berempati.

Telah dibuka Sacredatos “Nyang-Nyang Warung” di Pecatu,Bali ini adalah konsep Sacredatos dimana  setiap konsumen dapat makan sepuasnya dan menentukan sendiri harganya, tulis sebuah akun Instagram Sacredetos. 

Sacredatos “Nyang-Nyang Warung” menyediakan beragam jenis menu makanan dengan konsep full service dimana  konsumen memesan dan makanan dilayani selayaknya sebuah café atau restoran berbayar.

Menu yang disajikan mulai dari jajanan ringan seperti pisang goreng, tahu goreng, hingga makanan berat  seperti steak, pasta, dan beragam makanan Indonesia seperti sea-food, sop buntut, dan lain-lain. 

Konsumen membayar seiklasnya dan syukur-syukur bagi konsumen yang mampu akan membayar  lebih untuk donasi kepada konsumen yang kurang mampu. Untuk harga minuman kemasan,  konsumen membayar sesuai dengan harga beli di pasar/supermarket sehingga pengelola tidak mengambil keuntungan sama sekali dari minuman kemasan yang dijual.

Dalam siaran persnya, kehadiran Sacredatos “Nyang-Nyang Warung” diharapkan mampu meningkatkan perekonomian  masyarakat di wilayah Desa Pecatu dan Kawasan Nyang-Nyang serta Uluwatu.

Dampak positif ini terbukti dengan meningkatnya nilai kontribusi akses kawasan wisata ke wilayah pantai Nyang-Nyang serta peningkatan pendapatan usaha masyarakat yang berada di sekitar Sacredator “Nyang-Nyang

Warung”selama dua minggu Sacredatos operasi.  Untuk meningkatkan kunjungan ke wilayah pantai Nyang-Nyang, Sacredatos juga bekerjasama dengan salah satu investor menghadirkan sebuah ikon baru pariwisata berupa badan pesawat di atas tebing pantai Nyang-Nyang. 

Selain itu, pengunjung dapat berfoto di sayap pesawat dan serasa terbang di atas  awan dengan hamparan laut yang indah. 

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Sesmawati

Berita Terkait

Berita Rekomendasi