Netral English Netral Mandarin
15:16 wib
Tersiar informasi bahwa Kejaksaan Agung memeriksa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan karena adanya unrealized loss investasi. Dibalik suksess harum bumbu masak mi instan indomie ternyata ada Hj Nunuk Nuraini yang kemarin, Rabu, (27/1/2021), tutup usia.
Di tengah Pandemi, Korporasi Indonesia Gandeng Mitra Regional untuk Kembangkan Inovasi dan Teknologi

Rabu, 02-December-2020 12:00

Ilustrasi teknologi informasi.
Foto : freepik.com
Ilustrasi teknologi informasi.
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Merebaknya pandemi COVID-19 telah mendorong perusahaan Indonesia untuk mengembangkan inovasi, solusi teknologi, dan juga pasar baru agar dapat tetap meraih kinerja positif di tengah masa sulit seperti saat ini. Pengembangan inovasi dan teknologi dilakukan melalui kolaborasi, termasuk dengan mitra regional seperti Enterprise Singapore. 

Diketahui bahwa korporasi Indonesia fokus berinvestasi dalam teknologi dan solusi inovatif di sejumlah sektor semisal konstruksi, keuangan dan kesehatan.

Hal ini terlihat dari partisipasi lebih dari 100 korporasi Indonesia termasuk Suryacipta Swadaya, Jababeka, Kamadjaja Logistics, dalam rangkaian virtual showcase yang diselenggarakan Enterprise Singapore dan GK Plug & Play Indonesia pada tahun ini. 



Dari acara tersebut, ada sekitar 50 kolaborasi bisnis potensial antara perusahaan Indonesia dan perusahaan teknologi Singapura yang difasilitasi oleh Enterprise Singapore's Overseas Center di Jakarta dan Surabaya. 

Tahun ini juga, Microsoft dan Amazon Web Services Indonesia terlibat sebagai mentor startup Singapura dalam Program Akselerasi Global Innovation Alliance (GIA) Enterprise Singapura yang baru diluncurkan untuk Indonesia. 

Wesley Harjono, Managing Director Plug and Play Indonesia menilai, Singapura memiliki keunggulan sebagai pusat bisnis di kawasan Asia dan mitra terpercaya bagi korporasi Indonesia yang ingin meningkatkan inovasi dengan pendekatan terukur dan hemat biaya. 

“Seiring pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, bisnis akan semakin mencari solusi inovatif untuk memastikan pertumbuhan. Kami berharap dapat memfasilitasi lebih banyak kolaborasi inovasi antara startup dan korporasi pada tahun 2021,” ujar Wesley dalam siaran pers, Selasa (1/12/2020). 

Tahun ini, Enterprise Singapore menggelar Singapore Week of Innovation and TeCHnology 2020 (SWITCH 2020) pada 7-11 Desember. Lebih dari 6.000 investor, perusahaan, pemimpin industri dan mentor akan berpartisipasi dalam festival teknologi digital dan fisik hybrid. Pasca pandemi COVID-19, perubahan lanskap kebutuhan konsumen dan bisnis membuat kebutuhan inovasi teknologi semakin menonjol. 

Di Indonesia dan pasar Asia Tenggara lain, sektor edutech, fintech dan e-commerce kian berkembang pesat dan berpotensi terus mendorong pertumbuhan ekonomi pasca pandemi. 

Perkembangan sejumlah sektor baru tersebut sejalan dengan sektor bisnis tradisional seperti infrastruktur, manufaktur, dan transportasi yang akan pulih cepat pasca pandemi. Perubahan lanskap bisnis dan konsumsi ini yang akan mendorong korporasi mengadopsi lebih banyak inovasi.
 

Reporter :
Editor : Irawan HP