Netral English Netral Mandarin
21:27wib
Aparat dari satuan TNI dan Polri akan menjadi koordinator dalam pelaksanaan tracing (pelacakan) Covid-19 dalam Pemberlakuan Pembatasan Sosial Masyarakat (PPKM) yang kembali diperpanjang. Presiden Joko Widodo memberi kelonggaran selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 diperpanjang mulai 26 Juli hingga 2 Agustus 2021.
Diancam Andi Arief, Uki Lapor Polisi: Ini Soal Demokrasi

Rabu, 16-Juni-2021 15:30

Mantan Jubir PSI, Dedek Prayudi
Foto : Istimewa
Mantan Jubir PSI, Dedek Prayudi
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan juru bicara PSI Dedek Prayudi (Uki) melaporkan akun Twitter Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief, @Andiarief__, ke Polda Metro Jaya atas kasus dugaan pengancaman melalui media sosial.

"Barusan saya buat Laporan Polisi terhadap pemilik akun @Andiarief__ atas perkara pengancaman melalui media elektronik," tulis Uki di akun Twitternya, @Uki23, Selasa (15/6/2021).

Uki mengatakan, alasan dirinya mempolisikan akun Andi Arief adalah untuk menjaga demokrasi agar tidak tercederai dengan sikap ancam mengancam.

"Ini bukan soal Uki dan pemilik akun AA. Ini soal Demokrasi. Demokrasi tidak boleh dicederai ancam mengancam dengan kekerasan," katanya.

Uki menambahkan, pentingnya kasus tersebut diproses hukum supaya ke depannya tidak ada lagi orang yang merasa punya power bebas mengancam orang biasa.

"Jangan sampai ada lagi orang biasa kayak saya diancam "persekusi" karena seseorang yang punya power merasa disenggol," kata @Uki23.

"Jangan sampai korban-korban itu justru yang disalahkan. Doakan semoga semua akan baik-baik saja, demokrasi terjaga," jelasnya.

Di akun Twitternya itu, Uki juga mengunggah surat laporan polisi terhadap akun Andi Arief. Laporan teregistrasi dengan nomor LP/B/3083/VI/2021/SPKT/Polda Metro Jaya/Tanggal 15 Juni 2021.

Terlapor dalam hal ini pemilik akun Twitter @Andiarief_, dilaporkan dengan sangkaan Pasal 27 ayat (4) Jo Pasal 45 ayat (4) dan atau Pasal 29 Jo Pasal 45B UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.

Seperti diberitakan, kasus ini bermula dari politisi Partai Demokrat Cipta Panca Laksana yang mengomentari cuitan Uki soal kondisi keuangan negara yang sedang sulit.

"Tumben @uki23 ngakuin keuangan negara lagi sulit. Habis mabok apa lo?" sindir @panca66, Minggu (13/6/2021).

Sindiran Panca itu dibalas Uki dengan mengunggah foto dan link berita soal Andi Arief saat digerebek di hotel atas kasus dugaan kepemilikan narkoba pada 2019 lalu.

Foto tersebut membuat Andi Arief meradang hingga akhirnya ia mengancam akan mencari rumah Uki dan melakukan hukum jalanan (street justice). 

"Anak satu ini sudah bloon, enggak tahu diri. Tunggu saja nanti gue cari kediamannya, kan enggak sulit-sulit amat. Jangan salahin kalau gue memilih street justice," balas @Andiarief_.Tak cukup sampai di situ, Andi Arief juga sempat menyinggung soal kasus relawan Jokowi, Ninoy Karundeng, yang diculik dan dianiaya oleh sekelompok orang pada September 2019 lalu.

"Nanti kalau sudah kayak Ninoy baru ngejerit. Biar nanti terserah dia mau cari backup siapa," kata @Andiarief_.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P