Netral English Netral Mandarin
19:47wib
Hingga matchday kedua Euro 2020 (Euro 2021) terdapat satu negara yang sudah dipastikan tersingkir dari ajang sepak bola antarnegara paling bergengsi di Benua Biru yaitu Makedonia Utara. Indonesia sedang didera lonjakan kasus Covid-19 di sebagian besar daerah. Peningkatan kasus ini terlihat dari keterisian tempat tidur di rumah sakit oleh pasien Covid-19.
Dibaiat di Markas Ormas Terlarang, Ini Peran Empat Terduga Teroris dalam Aksi Bom Bunuh Diri di Makassar

Selasa, 30-Maret-2021 23:23

Kabag Penerangan Umum (Kabag Penum) Kombes Pol Ahmad Ramadhan didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus
Foto : Antara
Kabag Penerangan Umum (Kabag Penum) Kombes Pol Ahmad Ramadhan didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan empat terduga teroris yang ditangkap pascaledakan bom bunuh diri gereja Katedral, Kota Makassar telah dibaiat di markas salah satu ormas terlarang.

"Perannya ikut dalam perencanaan mengikuti kajian di Villa Mutiara dan telah berbaiat di markas organisasi yang terlarang yang saat itu dipimpin Ustadz Basri," kata Ramadhan di Gedung Humas Polri, Jakarta, Selasa (30/3/2021). 

Keempat terduga tersebut, berinisial AS, SAS, RM dan AN, selain dibaiat, mereka juga sudah mengikut Idad atau pengambilan sumpah setia sebagai anggota kelompok.

Menurut Ramadhan, keempat terduga teroris memiliki keterkaitan dengan dua pelaku bom bunuh diri di gerbang gereja Katedral Kota Makassar, L dan YSF.

"AS memiliki peran ikut dalam perencanaan aksi 'amaliyah' bersama L dan YSF, juga mengikuti kajian di Vila Mutiara," kata Ramadhan.

Kemudian terduga SAS yang mengetahui betul tentang perencanaan bom bunuh diri yang dilakukan pasangan suami istri L dan YSF.

Untuk terduga RM memiliki peran melakukan survei ke lokasi tempat 'amaliyah' L dan YSF.

"Artinya sudah direncanakan titik dilakukan aksi 'amaliyah' L dan YSF," kata Ramadhan.

 

Selanjutnya terduga AN juga mengikuti perencanaan dan kajian dan berbaiat ke Abu Bakar Al Baghdadi petolan kelompok militan ISIS.

Sehari setelah penangkapan 4 terduga di Makassar, Tim Densus 88 Anti Teror kembali menangkap 3 terduga teroris, ketiganya adalah perempuan. Sehingga total ada 9 terduga teroris yang ditangkap terkait bom bunuh diri Gereja Katedral Makassar, termasuk 2 pelaku bom bunuh diri yang sudah tewas.

Mereka yang dibaiat di markas organisasi terlarang tahun 2015 berikarar setia kepada ISIS, sedangkan baiat di Villa Mutiara tahun 2019 berikrar kepada JAD.

Seperti diberitakan sebelumnya, telah terjadi ledakan bom bunuh diri di gerbang masuk Gereja Katedral Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (28/3) pukul 10.30 WITA.

Kejadian tersebut mengakibatkan dua pelaku bom bunuh diri yakni pasangan suami istri tewas di lokasi, dan sekitar 14 orang terluka.

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati