Netral English Netral Mandarin
00:03wib
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan keputusan pemerintah untuk menggelontorkan dana triliunan rupiah ke perusahaan-perusahaan produsen minyak goreng dinilai sudah sangat tepat. Komisi Pemberantasan Korupsi mengembangkan kasus korupsi proyek infrastruktur di Kabupaten Buru Selatan 2011-2016.
Dibanding Malaysia-Thailand, Penyaluran Kredit Bank RI ke UMKM Lewat

Minggu, 28-November-2021 20:30

Kredit Perbankan
Foto : Istimewa
Kredit Perbankan
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Penyaluran kredit perbankan ke sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) masih di kisaran 20 %. Angka ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan negara tetangga, seperti Malaysia dan Thailand.

Demikian dikatakan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Padahal, kata Erick, UMKM merupakan salah satu tulang punggung perekonomian negara.

"Malaysia dan Thailand itu 50 % pendanaan banknya ke UMKM, kita hanya 20 %. Padahal kita tahu UMKM itu tulang punggung kita," kata Erick Sabtu (27/11/2021) kemarin

Dia menjelaskan karena itu Kementerian BUMN menyatukan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PNM dan Pegadaian menjadi satu kesatuan yang besar melalui holding.

"Supaya ada mapping dari ultramikro, mikro, SME dan naik ke perusahaan menengah. Kelihatan datanya karena dikonsolidasikan," ujar dia.

Penyatuan ini turut mengangkat kepercayaan pasar. Karena ketika konsolidasi tiga perusahaan itu tak dibutuhkan penyertaan modal negara (PMN).

"Kita buktikan BRI bisa rights issue Rp 96 triliun adalah rights issue terbesar di Asia Tenggara, nomor 2 di Asia dan nomor 7 di dunia," jelas dia.

Hal ini juga karena Indonesia memiliki pasar yang luas untuk pengembangan UMKM ini. Menurut Erick dari UMKM ini juga memiliki dampak yang luar biasa.

Misalnya saat ini ada 10,8 juta nasabah Mekar dan ditargetkan bisa mencapai 20 juta. Kredit macet ini mencapai 0,3?n mampu menciptakan 5,2 juta lapangan kerja baru.

"Jadi datanya dari 5,2 juta nasabah Mekar ini mempekerjakan 1 orang, itu artinya ada 5,2 juta lapangan kerja baru yang dibuka oleh ibu-ibu ultra mikro di desa. Tepuk tangan buat ibu-ibu," tambah dia.

Untuk mendukung UMKM bank sentral juga telah menerbitkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) terkait Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM).

Dari aturan ini diharapkan rasio kredit UMKM di perbankan nasional bisa mencapai 45,74%. Dari data BI penyaluran kredit bank ke UMKM mencapai 20,51% atau setara dengan Rp 1.135 triliun. Dari survei BI masih ada 69,5% UMKM yang belum menerima kredit.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sulha Handayani

Berita Terkait

Berita Rekomendasi