Netral English Netral Mandarin
19:51wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Dibebaskan dari Penjara, Gus Nur Akan Jadi Pendukung Jokowi? Netizen: Akan Jadi Aib bagi Pemerintah Sendiri

Rabu, 25-Agustus-2021 10:18

Gus Nur
Foto : RRI
Gus Nur
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sugi Nur Raharja alias Gus Nur sudah bebas dari penjara. Dalam pernyataannya, ia menjawab banyak pertanyaan terkait apakah usai bebas akan berbalik dan menjadi pendukung Presiden Jokowi? 

Banyak netizen memberikan tanggapan atas jawaban Sugi Nur seperti tercermin di akun FB Mak Lambe Turah,  Rabu 25 Agustus 2021. 

MLT: “Pernyataan mulaaaaaaiikkkkkkkkk.”

Wanantara Wanantara: “Kowe percoyo cangkeme dus nur? aku rak percoyo blassss.”

Ahmad Sudiyanto: “Biar nyebong sekalipun kalau mulutnya masih asal ngablak asal mangap tetap saja harus siap siap bertanggung jawab di muka hukum, paham cuk nur..?”

Ridsyashi Bin Usman: “Hore.... kita ada tontonan seru yang menghibur lagi... matamu picek!!!”

Adi: “Berharap dia tetap oposisi seperti alumni 212, pks dan demokrat, karena kalau dia dukungan pemerintah maka akan jadi aib bagi pemerintah sendiri.”

Untuk diketahui, Gus Nur telah bebas murni pada hari ini Selasa 24 Agustus 2021. Gus Nur telah menjalani hukuman 10 bulan penjara dalam kasus ujaran kebencian pada Nahdlatul Ulama (NU) dalam podcastnya di Youtube Refly Harun. Usai menghirup udara bebas, Gus Nur langsung bicara soal nyebong dan memberikan pesannya.

Gus Nur menegaskan akan terus menyampaikan dakwah usai dipenjara selama 10 bulan. Namun dia akan ada sedikit penyesuaian strategi berdakwah. Apa ya yang dimaksud? Yuk simak ya Sobat hopers.

“Nyebong” usai bebas?

Gus Nur dalam wawancaranya mengungkapkan mendapat banyak pertanyaan, bagaimana nanti usai bebas, apakah akan berubah atau menjadi cebongers alias nyebong.

Gus Nur mengatakan memang dia akan berubah tapi bukan berubah yang menjadi penjilat rezim gitu.

“Jadi banyak pertanyaan setelah keluar jadi lembek, nyebong atau bagaimana? Insya Allah tidak! Amar makruf nahi munkar (tetap). Walau ubah strateginya. Kalau ada penguasa misalkan melaparkan rakyat kita berusaha mengenyangkan rakyat. Kalau penguasa gusur rakyat kita bangun rumah untuk rakyat. Kalau kekuasaan membuat rakyat nangis kita usap air mata itu dengan apapun,” ujar Gus Nur dalam Youtube Mimbartube.

Bersyukur pantang mengeluh

Gus Nur mengungkapkan pula sejak hari pertama mendekam di penjara sampai keluar 10 bulan kemudian, dia enggak merasa tuh mengeluh sedikit pun.

Bagaimana dia mau mengeluh, ternyata kondisinya jauh lebih baik dibanding tahanan lainnya di penjara.

“Alhamdulillah hanya itu, yang penting dan yang jelas, dari pertama masuk sampai detik (bebas) ini yang ada hanya kebahagiaan, bersyukur, di dalam tak ada alasan ngeluh secuil pun. Misalnya ya Allah anak-anakku bagaimana, ternyata di dalam yang punya istri hamil pun ada, di dalam tahanan yang punya anak bayi. Mereka nggak ngeluh,” kata dia.

Selama 10 bulan di penjara, Gus Nur mengaku malah makin bisa fokus untuk beribadah dan produktif. Buktinya di penjaraa, Gus Nur malah bisa bikin 10 lagu dan menulis satu buku lho.

Gus Nur dipenjara berkaitan dengan kasus ujaran kebencian kepada NU.

Gus Nur dipolisikan gara-gara ucapannya NU seperti bis sopirnya mabuk penumpangnya PKI dan liberal. Gus Nur nantang mubahalah sejuta Alquran pun berani.

Gus Nur menyatakan siap mempertanggungjawabkan apa yang ia ucapkan dalam kanal YouTube Refly Harun. Gus Nur mengatakan bukan hanya dia saja yang ngomong soal NU sopirnya mabuk, kok cuma dia yang dilaporkan ke polisi oleh Banser dan anak muda NU.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati