Netral English Netral Mandarin
11:50wib
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku siap maju menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Presiden Joko Widodo ingin agar pelaksanaan penyuntikan booster vaksin Covid-19 dilakukan mulai awal 2022.
Diduga Hina Presiden dan Suku Baduy, Netizen Kecam dan Minta Polisi Tangkap Pemilik Akun Pawletariat

Senin, 16-Agustus-2021 20:00

Seorang wartawan diduga menghina Presiden yang berpakaian adat  Baduy.
Foto : Twitter.
Seorang wartawan diduga menghina Presiden yang berpakaian adat Baduy.
92

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemilik akun Twitter @pawletariat tengah ramai dibicarakan netizen gara-gara cuitannya soal pakaian adat suku Baduy yang dikenakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Sidang Tahunan MPR 2021 pada Senin (16/8/2021).

Akun @pawletariat berkicau "Azzzzzsksks Jokowi make baju adat Baduy cocok banget, tinggal bawa madu plus jongkok di perempatan".

Dilihat netralnews.com di Twitter pada Senin malam, tweet @pawletariat tak lagi ditemukan. Bahkan, akunnya pun sudah hilang.

Namun, tangkapan layar cuitannya itu telah beredar luas di media sosial dan menuai kecaman dari netizen karena dianggap menghina suku Baduy dan Presiden Jokowi.

Banyak netizen yang mendesak @pawletariat untuk meminta maaf hingga meminta aparat segera meringkus pemilik akun tersebut.

Berikut beberapa komentar netizen soal cuiatan @pawletariat seperti dilihat di Twitter.

"Walah, cari perkara anak ini. Salah apa pak Jokowi dan suku Baduy sama kamu??. Bantu viralkan manteman, biar segera ketemu orangnya. Mau klarifikasi model apa dia nanti," tegas @narkosun.

"Tolong @DivHumas_Polri @M1_nusaputra cari akun @pawletariat ini jelas menghina suku Baduy dan Presiden Jokowi.. Jangan sampai lepas orang seperti ini berlindung atas nama Demokrasi.. Suku Baduy itu keren jangan lo hina bro!" kata @tio_richardo.

"Oposisi ya gak apa-apa, tapi kenapa harus gini narasinya, apa yg salah dari orang Baduy jualan madu? Cari nafkah halal. Kalau mau hantam, ya isi pidato presiden Soal penanganan COVID-19 antar pusat daerah akur, padahal sering ribut. Soal kritik pemerintah boleh nyatanya sulit dll," tulis @mazzina_gsp.

"Mohon aparat hukum khusus @DivHumas_Polri @CCICPolri bisa lebih cepat serok manusia-manusia sampah yang tidak bisa menghargai pemimpin, Suku maupun adat istiadat suku Baduy. Serok hidup atau mati @pawletariat sudah sangat Kurang ajar sekali !!" tegas @tony_chelsky88.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani