Netral English Netral Mandarin
17:21wib
Ebrahim Raisi dinyatakan sebagai presiden terpilih Iran setelah penghitungan suara pada Sabtu (19/6/2021). Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito terkonfirmasi positif Covid-19 menyusul aktivitasnya yang padat dalam dua pekan terakhir ini.
Digaji dengan Keringat Rakyat, Seluruh Kinerja ASN Kemensos Akan Dipantau e-Performance

Senin, 10-Mei-2021 13:45

Mensos, Tri Rismaharini
Foto : Martina Rosa
Mensos, Tri Rismaharini
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengingatkan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Sosial (Kemensos) yang telah disumpah merupakan abdi rakyat. 

Sepengetahuan Mensos, dalam Bahasa Jawa, abdi memiliki arti sebagai pembantu atau pesuruh dan ASN Kemensos adalah pelayan bagi masyarakat. 

Mensos Risma ingatkan bahwa masyarakat tidak peduli dengan kesulitan dan kerumitan yang dialami oleh ASN di dalam Kemensos. Di sisi lain, masyarakat menuntut hasil yang bisa berdampak dan dirasakan oleh masyarakat secara langsung. Apabila ada permasalahan di daerah, ASN Kemensos pun tidak bisa hanya tinggal diam. 

"Apapun semua yang dinikmati adalah hasil keringat masyarakat. Apapun itu. Kalau kemudian masyarakat tidak merasakan apapun, bagaimana mungkin mereka tidak marah. Itu (melayani masyarakat) tugas dan tanggung jawab," kata Mensos saat peluncuran e-Perfomance di Gedung Aneka Bhakti Kemensos, Jakarta, Senin (10/5/2021).

E-performance merupakan aplikasi sebagai upaya perbaikan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi ASN Kemensos di bidang masing-masing. Melalui e-performance, kinerja ASN Kemensos seperti penugasan kegiatan, pemetaan kegiatan, entri aktivitas, verifikasi atasan, keterangan status verifikasi aktivitas, rekap capaian aktivitas, penilaian perilaku kinerja pegawai, dan rapor personal tiap ASN Kemensos akan terpantau.

Mensos Risma menyebut, dirinya memerlukan e-Performance untuk mengontrol kinerja jajarannya. Maka dari itu Mensos Risma pesan agar ASN Kemensos tidak takut apabila bekerja dengan sungguh-sungguh dan menurutnya e-Performance juga tidak bermaksud untuk mempersulit ASN Kemensos.

Mensos mengaku bahwa program serupa telah dia terapkan sebelumnya di Surabaya. Dia contohkan kasus ketika seorang dokter Puskesmas yang memiliki pendatagan yang kalah dengan supir, kemudian dilakukan pengecekan. Ternyata sang dokter selalu datang terlambat dan praktik di pukul 9 dan pulang di pukul 12. 

Ketika ketahuan, maka Mensos Risma cek rekam e-Performance dan memberhentikan dokter, setelah diproses ke bagian kepegawaian.

"Mungkin berbeda kalau kita kerja di perushaan, tidak ada kaitan masyarakat. Tapi kita (ASN Kemensos) kerja dibayar oleh keringat rakyat dan harus kembalikan pada rakyat," tegas Mensos. 

E-Performance juga merupakan salah satu pemanfaatan teknologi, agar Indonesia tidak dijajah dan tertinggal dengan negara lain. Melalui cara elektronik, Mensos juga menilai segala target program bisa berjalan dengan cepat dan bisa segera menyelesaikan hal lain. 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Wahyu Praditya P