Netral English Netral Mandarin
22:42wib
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku siap maju menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Presiden Joko Widodo ingin agar pelaksanaan penyuntikan booster vaksin Covid-19 dilakukan mulai awal 2022.
Digulung Bayern, Presiden Barca Minta Ini ke Suporter

Kamis, 16-September-2021 05:46

Presiden Barcelona, Joan Laporta.
Foto : BBC
Presiden Barcelona, Joan Laporta.
16

JAKARTA NETRALNEWS.COM - Presiden Barcelona Joan Laporta meminta para suporter timnya bersabar setelah mereka menelan kekalahan memalukan 0-3 saat menjamu Bayern Muenchen dalam pembuka Grup E Liga Champions di Camp Nou, Selasa waktu setempat (Rabu WIB).

"Halo Cules, saya sama kecewa dan marahnya seperti kalian," kata Laporta membuka pesannya dalam video yang ia unggah melalui akun Twitter pribadinya, @JoanLaportaFCB, pada Rabu. 

"Saya harus bilang bahwa yang terjadi adalah salah satu situasi yang sudah kami perkirakan. Saya minta kalian bersabar dan tetap mendukung tim kesayangan kita semua. 

"Saya juga meminta kalian tetap mempercayai kami, orang-orang yang mengelola klub ini. Kami butuh kepercayaan kalian dan waktu, dan kami yakin bisa mengatasi ini semua," ujarnya dalam video berdurasi 30 detik tersebut.

 

 

Kekalahan itu seolah menjadi kekecewaan berikutnya bagi suporter Barcelona, setelah mereka gagal memperpanjang kontrak megabintang Lionel Messi karena tersandung aturan batas anggaran Liga Spanyol.

 

Laporta mengawali tenor keduanya sebagai presiden Barcelona pada Maret lalu setelah terpilih dengan suara mayoritas menyusul mundurnya Josep Maria Bartomeu yang dirundung ancaman mosi tidak percaya.

 

Namun, tenor kedua Laporta tak semulus periode pertamanya, di mana Barca hanya finis di posisi ketiga Liga Spanyol musim lalu serta kegagalan perpanjangan kontrak Messi yang akhirnya berlabuh ke klub kaya raya Prancis, Paris Saint-Germain.

 

Laporta sebelumnya sudah mengungkapkan Barcelona mengalami kesulitan finansial dan klub terbelit utang sebesar 1,35 miliar euro (sekira Rp22,7 triliun) sebagai peninggalan era Bartomeu.

Reporter : Widita Fembrian
Editor : Widita Fembrian