Netral English Netral Mandarin
02:46wib
Ebrahim Raisi dinyatakan sebagai presiden terpilih Iran setelah penghitungan suara pada Sabtu (19/6/2021). Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito terkonfirmasi positif Covid-19 menyusul aktivitasnya yang padat dalam dua pekan terakhir ini.
Dihadang Berarti Pemudik Dianggap Musuh, Orang Wuhan Dijamu Berarti Kawan? Ade Armando: Harus Setolol Ini?

Minggu, 09-Mei-2021 08:52

Ilustrasi Pemudik dihadang aparat dan Ade Armando
Foto : Kolase Netralnews
Ilustrasi Pemudik dihadang aparat dan Ade Armando
2

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ade Armando angkat bicara menanggapi narasi yang menurutnya salah kaprah karena menganggap pemudik dihadang berarti dianggap musuh sementara orang Wuhan malah dijamu, berarti kawan. 

“Drama banget ya? Narasi besarnya: pemerintah menindas umat Islam, sampai2 melarang umat Islam berbahagia. Harus ya setolol ini?” kata Ade Armando, Minggu 9 Mei 2021.

Pernyataannya menanggapi akun Azwar Slregar @azwarsiregar yang mengatakan: “Woii Rakyat +62. Kalian itu gimanasih? Ya wajarlah Pemudik dihadang dengan persenjataan lengkap. Dimana mana  yang dianggap musuh itu ditanggapi dan dihadapi dengan serius! Kalau dianggap teman dan sahabat, ya pasti dijamu dengan akrab. Contohnya sahabat dari Wuhan...”

Banyak netizen memberikan tanggapan:

Ruth SR Sidabutar: “Otaknya kecil,  muncungnya besar.”

Lucky Sowinta: “VIRUS KADRUN MS MERESAP KUAT ..MESKIPUN PENTOLANYANSDH MENDEKAM DI HOTEL RODEO.”

Ken Jepang: “Profokator.”

Turmudji: “Namanya penjilat, pasti mencari cari pembenaran atas ketimpangan yg terjadi..!”

Untuk diketahui, di sosial media ramai sebuah video rombongan pemudik menggunakan sepeda motor menerobos pos penyekatan. Video berdurasi 21 detik itu terjadi di Karawang, Jawa Barat, pada Sabtu dini hari tadi.

"Ya (benar terjadi di Karawang)," kata Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (8/5/2021).

Rama menjelaskan ratusan pemudik roda dua itu menerobos petugas di Pos Penyekatan Kepuh, Jalan Lingkar Luar Tanjungpura-Klari, Karawang Barat. Jumat kemarin malam hingga Sabtu dini hari tadi merupakan puncak arus mudik dari arah Jakarta.

"Semalam bisa dikatakan puncaknya arus orang mudik dari Jakarta melintas di salah satu pos penyekatan Kepuh Karawang mencoba menerobos," ujar Rama.

Kasatlantas Polres Karawang AKP Rizky Adi Saputro menegaskan kejadian itu tidak berlangsung lama. Ia mengatakan para petugas berhasil menghalau ratusan pemudik yang kemudian dipaksa balik arah.

"Namun tidak berlangsung lama, langsung kita lakukan penebalan personel sehingga pemudik dapat dihalau kembali putar balik," katanya.

Rizky menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.00 WIB. "Itu terjadi tidak sampai 15 menit," ucapnya

"Langsung ditutup barikade, kondusif lagi, saat itu petugas yang berjaga sekitar 35 orang," Rizky menambahkan seperti dilansir detik.com.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto