Netral English Netral Mandarin
09:47wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Dikit-Dikit Dianggap Syirik, Sumpah Pramuka Juga Syirik? Netizen: Rajin Shalat Merasa Paling Benar, Juga Syirik

Minggu, 15-Agustus-2021 10:16

Ilustrasi Pramuka
Foto : Pramuka.id
Ilustrasi Pramuka
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Di sosial media kembali warganet gunjingkan meme bahwa Sumpah Pramuka dianggap syirik. 

Minggu 15 Agustus 2021, di akun FB Mak Lambe Turah, banyak netizen heran mengapa dikit-dikit disebut syirik. Bahkan ada yang membandingkan orang yang rajin salat namun merasa paling benar sendiri sebenarnya juga syirik. 

MLT: “Awokawokawokawokkkkkkk.”

Den Bagus: “Sumpah pramuka syirik? lupa ya meski mereka rajin shalat, puasa, zakat dan baca Al Quran tapi mereka selalu merasa benar, paling benar, ndak mungkin salah (MAHA BENAR) itu sudah merupakan syirik yang nyata. Tambahan lagi, karena selalu merasa benar dan paling benar maka tidak segan mengkafirkan sesama muslim yg berbeda pendapat dengan mereka, bahkan menghalalkan darah sesama muslim karenanya, itulah ciri kaum khawarij, yang sudah resmi dikeluarkan dari Islam oleh Rasulullah SAW tak peduli jenggotnya panjang, jidatnya item, dan mulutnya komat-kamit bawa tasbeh, karena Islamnya hanya sebatas tenggorokan, tidak meresap ke dalam hati dan perilakunya tidak mencerminkan Islam sebagai rahmatan lil alamin.”

Dien Novita: “Lebih syirik mana dibandingkan menyembah baliho....? Sekedar tanya nih....”

Aida Susanti: “Terlalu banyak aturannya.”

Sebelumnya dinukil Republika, ada sebuah meme menyebutkan: "Kesyirikan dalam sumpah Pramuka Stri Satya". Dalam sumpah Pramuka Tri Satya, kalimat sumpahnya, "Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh..."

Pada awal kalimat tersebut dapat merusak akidah. Bersumpah dengan merusak kehormatan diri, ini adalah kesyirikan.

Sebenarnya meme ini sudah beredar beberapa waktu yang lalu, kemudian diunggah kembali oleh netizen.

Sumpah pramuka oleh sebagian kalangan akhir-akhir ini divonis kufur atau syirik karena sumpah Pramuka ada unsur sumpah selain Allah SWT.

Di antara dalil yang dijadikan landasan vonis tersebut adalah hadits riwayat Tirmidzi dari Abdullah bin Umar sebagai berikut:

ﻋﻦ ﺳﻌﺪ ﺑﻦ ﻋﺒﻴﺪﺓ، ﺃﻥ اﺑﻦ ﻋﻤﺮ ﺳﻤﻊ ﺭﺟﻼ ﻳﻘﻮﻝ: ﻻ ﻭاﻟﻜﻌﺒﺔ، ﻓﻘﺎﻝ اﺑﻦ ﻋﻤﺮ: ﻻ ﻳﺣﻠﻒ ﺑﻐﻴﺮ اﻟﻠﻪ، ﻓﺈﻧﻲ ﺳﻤﻌﺖ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻳﻘﻮﻝ: «ﻣﻦ ﺣﻠﻒ ﺑﻐﻴﺮ اﻟﻠﻪ ﻓﻘﺪ ﻛﻔﺮ ﺃﻭ ﺃﺷﺮﻙ»

Dari Sa'd bin Ubaidah bahwa Ibnu Umar mendengar seseorang bersumpah: "Tidak, Demi Ka'bah". Ibnu Umar berkata: "Tidak boleh bersumpah dengan selain Allah. Sebab saya mendengar bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda Barangsiapa bersumpah dengan selain Allah maka ia telah kafir atau syirik." (HR Tirmidzi)

Benarkah demikian? Berikut ini penjelasan Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang juga Direktur Aswaja Center PWNU Jawa Timur, KH Ma'ruf Khozin:  

Jangan gegabah dulu dalam memahami dalil. Imam Tirmidzi yang meriwayatkan hadis di atas masih melanjutkan kutipannya:

ﻭﻓﺴﺮ ﻫﺬا اﻟﺤﺪﻳﺚ ﻋﻨﺪ ﺑﻌﺾ ﺃﻫﻞ اﻟﻌﻠﻢ: ﺃﻥ ﻗﻮﻟﻪ «ﻓﻘﺪ ﻛﻔﺮ ﺃﻭ ﺃﺷﺮﻙ» ﻋﻠﻰ اﻟﺘﻐﻠﻴﻆ

Hadis ini ditafsirkan sebagian ulama bahwa yang dimaksud kufur dan syirik adalah sebagai ancaman yang memberatkan. (Sunan Tirmidzi)

Baik Imam Nawawi atau Al Hafidz Ibnu Hajar menyampaikan pendapat ulama yang memberi rincian dalam sumpah dengan selain Allah SWT:

ﻭﻗﺎﻝ ﺇﻣﺎﻡ اﻟﺤﺮﻣﻴﻦ اﻟﻤﺬﻫﺐ اﻟﻘﻄﻊ ﺑﺎﻟﻜﺮاﻫﺔ ﻭﺟﺰﻡ ﻏﻴﺮﻩ ﺑﺎﻟﺘﻔﺼﻴﻞ ﻓﺈﻥ اﻋﺘﻘﺪ ﻓﻲ اﻟﻤﺤﻠﻮﻑ ﻓﻴﻪ ﻣﻦ اﻟﺘﻌﻈﻴﻢ ﻣﺎ ﻳﻌﺘﻘﺪﻩ ﻓﻲ اﻟﻠﻪ ﺣﺮﻡ اﻟﺤﻠﻒ ﺑﻪ ﻭﻛﺎﻥ ﺑﺬﻟﻚ اﻻﻋﺘﻘﺎﺩ ﻛﺎﻓﺮا ﻭﻋﻠﻴﻪ ﻳﺘﻨﺰﻝ اﻟﺤﺪﻳﺚ اﻟﻤﺬﻛﻮﺭ ﻭﺃﻣﺎ ﺇﺫا ﺣﻠﻒ ﺑﻐﻴﺮ اﻟﻠﻪ ﻻﻋﺘﻘﺎﺩﻩ ﺗﻌﻈﻴﻢ اﻟﻤﺤﻠﻮﻑ ﺑﻪ ﻋﻠﻰ ﻣﺎ ﻳﻠﻴﻖ ﺑﻪ ﻣﻦ اﻟﺘﻌﻈﻴﻢ ﻓﻼ ﻳﻜﻔﺮ ﺑﺬﻟﻚ ﻭﻻ ﺗﻨﻌﻘﺪ ﻳﻤﻴﻨﻪ

Imam Al Haramain berkata,  “Mazhab Syafi'i memastikan hukumnya makruh. Dan ulama lainnya memberi perincian, jika yang dijadikan sumpah diagungkan seperti mengagungkan Allah maka sumpah seperti ini hukumnya haram dan menyebabkan kekufuran.

Inilah yang dimaksud dalam hadis Tirmidzi di atas. Dan jika seseorang bersumpah dengan selain Allah karena meyakini kebesarannya yang sesuai dengan keagungannya (tidak seperti keagungan Allah) maka tidak sampai kufur, tetapi sumpahnya tidak sah.” (Fath Al-Bari, 11/531)

Kesimpulannya, sumpah dengan selain Allah hukumnya ada yang menyatakan makruh, sebagian ulama berpendapat haram, dan jika sampai mengagungkan seperti mengagungkan Allah maka ini yang dihukumi kufur atau syirik. Tetapi dalam sumpah Pramuka "Demi kehormatanku..." Tidak sampai kufur atau syirik sebab tidak sampai mengagungkan kehormatan diri seperti mengagungkan Allah.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati