Netral English Netral Mandarin
04:15wib
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memprediksi, puncak gelombang Covid-19 varian Omicron akan terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret 202. Pemerintah mengakui kasus Covid-19 di Indonesia terus mengalami lonjakan akibat transmisi lokal varian Omicron dalam sepekan terakhir.
Diklaim Mampu Turunkan Risiko Paparan Covid-19, Ini Bahaya Pakai Kalung Air Purifier!

Jumat, 26-November-2021 23:15

Ilustrasi kalung air purifier
Foto : Oretzz
Ilustrasi kalung air purifier
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Kalung air purifier akhir-akhir ini menjadi tren di masyarakat Indonesia, dengan tujuan untuk menurunkan risiko tertular Covid-19. Situasi ini memunculkan pertanyaan di benak masyarakat, apakah memang kalung air purifier benar-benar bermanfaat untuk menurunkan risiko tertular Covid-19. 

 

Mengetahui isu ini, dokter umum sekaligus edukator kesehatan, dr Adam Prabata angkat suara. Dia tegaskan, sampai saat ini belum ada penelitian yang membuktikan kemampuan kalung air purifier untuk menurunkan risiko Covid-19. 

 

“Hingga saat ini, belum ada studi yang menunjukkan kemampuan kalung air purifier untuk menurunkan risiko Covid-19,” tegas dr Adam, dikutip dari keterangan tertulis yang dia bagikan, Jumat (26/11/2021). 

 

Tetapi ada air purifier yang sudah ada penelitiannya untuk menurunkan risiko paparan Covid-19. Penelitian dari CDC oleh Lindsey 2021, dimana air purifier dengan HEPA Filter yang diletakkan di ruangan tertutup dan sesuai dengan CADR nya. 

 

Air Purifier dengan kriteria seperti di atas menunjukkan adanya penelitian yang menunjukkan kemampuan menurunkan risiko paparan Covid-19. Ada rekomendasi CDC untuk menurunkan risiko dari penularan Covid-19 via airborne. 

 

Lebih lanjut dr Adam imbau masyarakat waspada dengan kalung air purifier yang mampu menghasilkan ozon. Pasalnya, terdapat kalung air purifier ionizer tertentu yang berpotensi memproduksi ozon dalam kadar yang berisiko berbahaya bagi manusia. 

 

“Menghirup ozon dalam kadar tertentu dapat menyebabkan iritasi pada saluran napas dan berbahaya bagi kesehatan secara umum,” tegas dr Adam. 

 

Dokter Adam simpulkan, hingga saat ini, kalung air purifier belum ada peneltiannya yang menunjukkan kemampuan untuk menurunkan risiko paparan terhadap Covid-19. 

 

“Penelitian dan rekomendasi yang ada untuk menurunkan risiko paparan terhadap Covid-19 adalah menggunakan air purifier dengan HEPA Filter yang diletakkan di ruangan tertutup sesuai dengan CADR-nya,” kata dia. 

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli

Berita Terkait

Berita Rekomendasi