Netral English Netral Mandarin
04:44wib
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memprediksi, puncak gelombang Covid-19 varian Omicron akan terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret 202. Pemerintah mengakui kasus Covid-19 di Indonesia terus mengalami lonjakan akibat transmisi lokal varian Omicron dalam sepekan terakhir.
Diktator, Sutikno Sebut Dirut TransJakarta tak Becus Pegang Perusahaan

Selasa, 07-December-2021 12:20

Anggota Komisi B DPRD DKI, Sutikno
Foto : Wahyu Praditya Purnomo
Anggota Komisi B DPRD DKI, Sutikno
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Emosi Anggota DPRD DKI Jakarta, Sutikno meledak-ledak saat rapat kerja (Raker) Komisi B terkait pemanggilan Direktur Utama PT. Transportasi Jakarta (TransJakarta), Mohammad Yana.

Saat itu Sutikno berbicara dengan naga keras, kesal pasalnya Mochammad Yana Aditya yang berbicara saat rapat dengan memakai kata "saya mewakili rakyat". 

"Kamu diundang disini sebagai dirut pak, ini di internal, diluar gak masalah, jangan menunjukan emosional disini ketahuan bahwa kamu gak becus megang perusahaan TransJakarta," kata Sutikno ditengah-tengah rapat.

Lebih lanjut pria kelahiran Lamongan ini mengatakan, bahwa Dirut TransJakarta itu layak disalahkan. Tak hanya itu, Sutikno juga menyebut Yana sebagai sosok yang diktator karena tak mampu menahan diri.

"Kamu diktator, kamu emosional, kamu gak bisa menahan diri. Ini rapat resmi kamu bicara sebagai rakyat itu diluar saja. Kamu disini diundang sebagai dirut perusahaan TransJakarta," tegasnya. 

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini pun mengungkapkan bahwa dengan terjadinya kasus kecelakaan dan berulangkali, berarti perlu adanya pergantian. 

"Berarti ini perlu pergantian, berarti rekruitmen mu, apa yang kamu sampaikan dengan pergub nomer berapa itu, no, gak konsen, gak sesuai dengan aturan," tandas Sutikno dalam rapat dengan nada keras. 

Seperti diketahui Komisi B menggelar rapat kerja (reker) dengan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI, serta PT TransJakarta. Rapat tersebut dilakukan mendesak lantaran adanya kecelakaan bus TransJakarta.

Sebelumnya, pada Kamis (2/12/2021) lalu, bus TransJakarta dengan operator PT Steady Safe menabrak Pos Polisi di Lampu Merah PGC Cililitan, Jakarta Timur. Kejadian tersebut mengakibatkan satu orang petugas Patroli TransJakarta luka berat.

Tak sampai disitu, pada Jumat (3/12/2021), bus dari operator PT Mayasari Bhakti menabrak pembatas jalan (separator) busway di depan Ratu Plaza, Senayan.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Irawan HP

Berita Terkait

Berita Rekomendasi