Netral English Netral Mandarin
20:40wib
Tersangka kasus dugaan penistaan agama, Yahya Waloni menyampaikan permintaan maaf kepada publik, khususnya kalangan Nasrani. Para peneliti menemukan sebuah parasit malaria yang kebal obat di Uganda.
Jadi Penasehat di Kemenparekraf, Sandi Sebut Dino Patti Djalal Hanya Dibayar Rendang

Minggu, 17-January-2021 14:20

Dino Patti Djalal resmi jadi penasehat Kemenparekraf.
Foto : Kemenlu
Dino Patti Djalal resmi jadi penasehat Kemenparekraf.
30

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kolaborasi dalam percepatan pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif terus digenjot Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno.

Kali ini, dirinya menunjuk Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS) era Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Dino Patti Djalal sebagai Chief Strategic Advisor atau Penasehat Utama Kemenparekraf.

"Dengan ini, saya meminta Pak Dino Patti Djalal untuk membantu kami sebagai Chief Strategic Adviser. Terima kasih banyak Pak Dino. Saya ucapkan semoga diberi kemudahan dan berkah oleh Allah," ungkap Sandi dalam siaran persnya, Sabtu, (16/1/2021).

Tawaran tersebut pun disambut baik mantan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia itu.

Sebab menurutnya, diaspora Indonesia di seluruh dunia dapat secara langsung mempromosikan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

Kedua sektor ini pun disebut Dino dapat menjadi andalan pemerintah sebagai sumber devisa, pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) hingga penciptaan lapangan kerja.

"Terima kasih, penawaran diterima. Dengan pembayaran satu dendeng balado per bulan," celetuk Dino disambut tawa Sandi.

Penunjukan Dino diungkapkan Sandi sengaja dilakukan untuk menggandeng Diaspora Indonesia sebagai duta pariwisata dan ekonomi kreatif nasional.

"Jadi dalam langkah kolaborasi, saya melihat salah satu pemulihan pasca Covid-19 adalah kita melakukan satu pendekatan yang holistik, dan kebetulan saya melihat diaspora yang selama ini dibantu untuk dikelola oleh Pak Dino melalui gerakan diaspora Indonesia ini bisa kita ajak kerjasama," ungkap Sandi.

"Diaspora yang tersebar di mancanegara sebagai kekuatan kita untuk menjadi agen atau reseller dari produk-produk wisata kita, baik lima destinasi super prioritas (DSP) maupun produk-produk kreatif kita, dan tempat tempat wisata lainnya," paparnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Kemenparekraf diungkapkannya akan bekerjasama dengan penyedia teknologi, sehingga terdapat aplikasi yang inovatif. 

Strategi pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif tersebut lanjutnya, sangat penting.

Mengingat ada lebih dari 30 juta lebih lapangan pekerjaan yang bergantung di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk diselamatkan dari pelambatan ekonomi imbas pandemi Covid-19.

"Saya juga minta bantuan pak Dino sebagai seorang pengagas dari Fund Policy Community of Indonesia untuk membantu kami di Kemenparekraf menyuarakan pesan-pesan yang akurat, terverifikasi, tentang keadaan situasi pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah-tengah pandemi dan Covid-19 ini," jelas Sandi.

"Beliau menyanggupi tapi memberi syarat bahwa setiap bulan dia minta dikirimkan produk dendeng balado terbaik dari kreasi ekonomi kreatif kita, dan saya sudah sanggupi bahwa ini adalah imbalan dari kami kepada Pak Dino," tambahnya.

 

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani