Netral English Netral Mandarin
13:26wib
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengkritik peran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai pengawas keuangan negara, namun tidak ada pihak ketiga yang mengawasinya. Para ilmuwan di Afrika Selatan mendeteksi varian Covid-19 baru yang memiliki banyak mutasi. Varian ini disinyalir jadi penyebab tingginya penyebaran kasus di negara tersebut.
Dipecat PSI, Viani Minta Kasus Keracunan Ricebox Warga Koja Diusut Tuntas

Rabu, 27-Oktober-2021 07:30

Viani Limardi
Foto : Instagram
Viani Limardi
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kasus keracunan yang menimpa puluhan warga Kelurahan Koja, Jakarta Utara, pasca mengkonsumsi nasi kotak pemberian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) masih menjadi perhatian publik.

Tidak terkecuali, anggota DPRD DKI Jakarta, Viani Limardi. Viani yang yang dipecat PSI ini mengatakan, agar kasus keracunan tersebut dapat diusut secara tuntas sehingga pangkal permasalahannya dapat diketahui.

Yang terjadi, PSI saat ini mengumpat dan menyalahkan pelaku UMKM yang merupakan pemilik warung.

"Masalahnya dimana harus diusut tuntas, benar nggak warungnya yang itu? Dan benar nggak kesalahan ada di warung?," kata Viani kepada wartawan, Selasa (26/10/2021).

Atas adanya insiden tersebut, Viani pun mengaku prihatin terlebih banyak korban yang berjatuhan merupakan anak-anak dan orangtua karena memiliki resiko sangat rentan pada saat pandemi Covid-19.

"Disamping itu kan memang PSI sering sekali bagi-bagi (rice box atau nasi kotak) dengan jumlah lumayan banyak, sehingga jangan sampai nanti terulang lagi," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Viani, bahwa pada saat dirinya masih menjadi kader PSI program serupa berupa bagi-bagi nasi kotak juga kerap dilakukan. Hanya saja, sambungnya, insiden sampai adanya warga yang keracunan tidak pernah terjadinya.

"Kalau selama ini selama team saya yang heandel tidak ada masalah ya, tapi team saya sudah lepas program ini. Jadinya saya sekarang kurang tahu siapa dan kenapa bisa begitu,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, puluhan warga di wilayah Kelurahan Koja, Jakarta Utara keracunan usai menyantap nasi kotak yang dibagikan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), pada Minggu (24/10/2021).

Korban yang sebagian besar anak dan wanita tersebut, kemudian dilarikan ke RSUD Koja untuk mendapatkan perawatan.

Kasusnya pun kini masih ditangani Polsek Koja, dan petugas berkordinasi dengan Puskesmas telah mengambil sampel sisa nasi kotak untuk dilakukan pemeriksaan.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sulha Handayani

Berita Terkait

Berita Rekomendasi