Netral English Netral Mandarin
18:41wib
Presiden Joko Widodo mengatakan, kondisi dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan persoalan yang lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Sistem perawatan kesehatan Singapura terancam kewalahan menghadapi lonjakan covid-19.
Dipercaya Jadi Komut di Perusahaan BUMN, Sarman Simanjorang Mundur dari PT Delta Djakarta

Selasa, 24-Agustus-2021 19:00

Sarman Simanjorang
Foto : Istimewa
Sarman Simanjorang
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dipercaya menjabat Komisaris Utama BUMN, Pertamina Geothermal Energy (PGE), Sarman Simanjorang resmi mundur dari jabatannya sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Delta Djakarta.

Diketahui, di PT Delta Djakarta, Pemprov DKI memiliki saham sebesar sebesar 26,25%.

"Seharusnya saya masih menjabat sampai tahun 2023, tapi karena peraturan yang ada di DKI Jakarta bahwa komisaris di BUMD tidak boleh merangkap di komisaris BUMN. Maka kita harus taat aturan," kata Sarman Simanjorang dalam Doorstop Virtual Hasil RUPST PT Delta Djakarta Tbk, Selasa (24/8/2021).

Posisi Sarman di PT Delta Djakarta akan digantikan oleh Roy Tumpal Pakpahan dan Samuel Nitisaputra. Keduanya merupakan komisaris independen yang mewakili Pemprov DKI Jakarta.

Pada kesempatan yang sama, Sarman juga menjelaskan bagaimana pandemi mempengaruhi hasil penjualan PT Delta Djakarta selama 1,5 tahun pandemi berlangsung. Ia mengatakan bahwa penjualan minuman beralkohol turun sekitar 61 persen.

"Dengan kondisi ekonomi seperti ini, kita masih bisa membukukan laba sebesar 124,04 miliar," ujar Sarman.

Sarman juga mengatakan bahwa perusahaan bir PT Delta Djakarta akan menyerahkan dividen kepada Pemprov DKI Jakarta sebesar Rp52.550.175.000,00 pada 25 September 2021. Pemprov DKI Jakarta sudah lama ingin menjual saham bir milik DKI di perusahaan itu.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Anies Baswedan dan Pak Sandiaga S Uno Wakil Gubernur DKI Jakarta saat itu yang telah memberikan kepercayaan dan kesempatan berkarya di lingkungan BUMD milik Pemprov DKI Jakarta selama 3 tahun 4 bulan," tuturnya.

"Selama menjalankan tugas sebagai Komisaris Utama saya banyak mendapat pengalaman berharga,terlebih produknya adalah minuman beralkohol yang harus menjalankan berbagai aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah," lanjut Sarman.

Dia menilai, bahwa PT.Delta Djakarta memiliki kinerja yang sangat baik karena dikelola oleh tim managemen yang sangat professional dan sangat mumpuni.

"Saya masuk PT Delta Djakarta Tbk terhitung pada RUPS tanggal 25 April 2018 menggantikan bapak Michael Rolandi yang kala itu menjabat Kepala Badan Keuangan Daerah, setahun kemudian pada RUPS 2019 dividen yang disetor ke kas Pemda DKI naik sebesar Rp100,48 miliar meningkat 88,3% dibandingkan dengan tahun buku sebelumnya 2018 sebesar Rp54,6 miliar.Tahun buku 2019 PT.Delta Djakarta mencatat laba bersih sebesar Rp.317 miliyar turun sebesar 8,8?ri tahun buku 2018," paparnya.

Untuk tahun buku 2020, lanjutnya, ditengah tekanan ekonomi yang sangat berat akibat pandemic covid 19 dimana penjualan menurun sampai dengan 33,9% akibatnya anjloknya kunjungan wisata baik dalam negeri mupun luar negeri, banyaknya restoran, café dan hiburan malam yang tutup. Akan tetapi dengan berbagai inovasi dan strategi penjualan yang dilakukan kinerja PT.Delta Djakarta Tbk tetap tumbuh positif sekalipun mengalami penurunan yang cukup tajam.

"Untuk tahun buku 2020 PT.Delta Djakarta Tbk masih dapat meraih keuntungan sebesar 123,5 miliyar,mengalami penurunan hampir 61?ri tahun buku 2019 sebesar 317 miliyar," ucapnya.

Pada RUPS tahun ini tahun buku 2021, Pemprov DKI Jakarta akan mendapat dividen sebesar 52,5 miliyar. Bisa dibayangkan dalam kondisi ekonomi kita masih dalam posisi resesi PT. Delta Djakarta masih mampu menyetor dividen sebesar itu ke kas Pemprov DKI Jakarta, hal ini membuktikan bahwa Perusahaan ini sangat sehat dan memiliki prospek yang sangat bagus ke depan.

"Saya berharap pengganti saya nanti dapat menjaga kinerja ini bersama dewan Direksi,sehingga PT.Delta Djakarta Tbk semakin berkembang dan membukukan laba yang semakin bertumbuh di tahun mendatang siring dengan pemulihan ekonomi nasional," pungkasnya.

Sebagai informasi komposisi pemegang saham PT.Delta Djakarta Tbk adalah, San Miguel sebesar 58,33% setara 467 juta lembar saham, Pemprov DKI Jakarta sebesar 26,25% setara 210 juta lembar saham dan sisanya adalah publik sebesar 15,42%.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Irawan HP