Netral English Netral Mandarin
08:15wib
BMKG menyatakan gempa yang terus berlangsung di wilayah Ambarawa Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga merupakan jenis gempa swarm dan perlu diwaspadai. Sejumlah calon penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, mengeluhkan soal aplikasi PeduliLindungi serta harga tes PCR yang dinilai mahal.
Dipolisikan Besok Soal Dugaan Rasis, Pigai Sebut Republik Ini bakal Geger, Kenapa?

Minggu, 03-Oktober-2021 23:00

Natalius Pigai
Foto : Istimewa
Natalius Pigai
20

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Aktivis HAM Natalius Pigai mempersilahkan pihak-pihak yang ingin melaporkannya ke kepolisian terkait cuitannya soal Presiden Jokowi dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dituding bernada rasis.

Pigai mengklaim cuitannya yang menyebut 'jangan percaya orang Jawa Tengah Jokowi dan Ganjar' bukan rasis. Menurutnya, hanya pendukung Jokowi dan Ganjar yang beranggapan kalau Tweet-nya itu rasis.

Hal tersebut disampaikan Pigai merespons langkah kelompok Barisan Relawan Nusantara (BaraNusa) yang berencana melaporkannya ke Polda Metro Jaya pada Senin (4/10/2021) besok karena menganggap cuitan Pigai itu bermakna fitnah dan rasis.

"Laporkan saja. Siapa yang rasis, itu PERASAAN pendukung Jokowi dan Ganjar. Perbuatan hukum itu dilihat dari teks tertulis," tulis Pigai di akun Twitternya, Minggu (3/10/2021).

Mantan Komisioner Komnas HAM itu menambahkan, cuitannya telah digiring ke arah yang salah dan berbahaya.

"Hari itu juga akan saya laporkan dan geger Republik ini. Kalian sudah giring ke area yang salah dan berbahaya!" tegas @NataliusPigai2.

Sebelumnya, Natalius Pigai jadi sorotan karena dinilai telah menyampaikan pesan rasialisme terhadap Presiden Jokowi dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.  

"Jgn percaya org Jawa Tengah Jokowi & Ganjar. Mrk merampok kekayaan kita, mereka bunuh rakyat papua, injak2 harga diri bangsa Papua dgn kata2 rendahan Rasis, monyet & sampah. Kami bukan rendahan. kita lawan ketidakadilan sampai titik darah penghabisan. Sy Penentang Ketidakadilan)." tulis @NataliusPigai2.

Sebelumnya, Natalius Pigai melalui akun Twitter-nya pada Jumat (1/10/2021), mencuit soal Presiden Jokowi dan Ganjar Pranowo. Ia menulis 'jangan percaya orang Jawa Tengah Jokowi dan Ganjar'. Ia menyebut mereka telah merampok kekayaan Papua hingga menginjak harga diri bangsa Papua dengan kata-kata bernada rasis.

"Jangan percaya orang Jawa Tengah Jokowi & Ganjar. Mereka merampok kekayaan kita, mereka bunuh rakyat Papua, injak-injak harga diri bangsa Papua dengan kata-kata rendahan Rasis, monyet & sampah," cuit @NataliusPigai2.

Natalius lantas menyerukan kepada rakyat Papua untuk melawan ketidakadilan tersebut. "Kami bukan rendahan. Kita lawan ketidakadilan sampai titik darah penghabisan. Saya Penentang Ketidakadilan," tegasnya.

Gara-gara cuitan itu, Pigai bakal dilaporkan oleh kelompok Barisan Relawan Nusantara (BaraNusa) ke Polda Metro Jaya pada Senin (4/10/2021) pagi. BaraNusa menuding cuitan Natalius Pigai itu bermakna fitnah dan rasis.

"Tindakannya itu tidak menunjukkan intelektualitasnya ya sebagai mantan Komisioner Komnas HAM. Harusnya kalau mengkritisi boleh saja, tapi jangan fitnah, jangan rasis," kata Ketua Umum BaraNusa Adi Kurniawan saat dihubungi, Minggu (3/10/2021), seperti dikutip dari detik.com.

Adi menyebut, ada lima poin yang bakal dilaporkan ke polisi terkait dugaan pelanggaran atas cuitan Natalius Pigai, dari pelanggaran ITE hingga unsur-unsur provokasi.

"Jadi terkait pasalnya itu nanti pihak advokat kita ya teknisnya. Kita melaporkan itu soal UU ITE, lalu pasal ujaran kebencian, ketiga pasal perbuatan tidak menyenangkan, keempat pasal penghinaan kepada kepala negara, dan kelima soal unsur-unsur provokasi. Jadi ada 5 poin itu terkait detailnya nanti tim hukum kami yang jelaskan," ujarnya.

Adi menambahkan, sejumlah bukti pun telah dikantongi pihaknya terkait laporan kepada Natalius Pigai besok. "Pertama dari twit bang Pigai lalu kedua dari berita-berita yang beredar tentang pernyataan bang Pigai," pungkasnya.  

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P