Netral English Netral Mandarin
15:31wib
Komut PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama mengungkap selain menghapus fasilitas kartu kredit bagi direksi, komisaris, dan manajer, juga menghapus fasilitas uang representatif. Terdakwa kasus tes usap palsu RS Ummi Bogor, Rizieq Shihab, akan membacakan duplik pagi ini di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Disentil Abubakar Assegaf Soal Aqidah, TG: Kalau Ceramah Jangan Pansos, Takutnya Gue Lebih Paham

Sabtu, 24-April-2021 10:40

Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi
Foto : Twitter
Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi
8

JAKARTA, NETRALNEWS COM - Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi (TG) menanggapi voice balasan Habib Abubakar Assegaf soal Aqidah.

Voice atau pesan suara tersebut dan sampaikan Abubakar menanggapi cuitan Teddy yang mempersoalkan perdebatan agama yang dapat anggapnya bodoh.

Teddy menyatakan dirinya ingin meluruskan framing yang dibuat Abubakar Assegaf. Menurut Teddy, dirinya tak pernah menulis seperti yang disebut Abubakar.

Soal isi pesan suara yang dapat sampaikan Abubakar, Teddy menilai dirinya diceramahi tentang hal yang dirinya pahami.

"Gue sebenarnya paling malas mengomentari akun beginian, tapi gue harus luruskan framing yg dibuat akun ini, dimana dia mengomentari hal yg tidak pernah gue tulis. Gue tulis A dia jelaskan seolah2 gue tulis B, ditambah lagi gue diceramahin hal yg gue paham," kata Teddy dalam akun Twitternya, Sabtu (24/4/2021).

Dirinya pun mempertanyakan kapan dirinya menyebut semua agama itu benar atau agama siapa yang paling benar. Dirinya hanya menuliskan soal perdebatan. Menurutnya framing Abubakar ngawur. 

"Begini, kapan gue menulis bahwa semua agama itu benar? Kapan gue menulis bahwa yang mengklaim agamanya paling benar itu salah? Kapan gue menulis gak boleh meyakini agama gue yang benar? Kenapa jadi ngawur gini framingnya? Gue menulis tentang MEMPERDEBATKAN..," ujar dia.

Dia pun menegaskan yang dia tulis bahwa dia beragama Islam, dan yakin soal ajaran Islam. Ia menuding Abubakar mem-framing soal pemaksaan toleransi.

"Gue jelas menulis bahwa gue beragama Islam & gue yakin dgn ajaran Islam. Temen gue beragama Kristen dan dia yakin dengan agama Kristen. Kenapa jadi ngawur begini? Kemudian melebar ke soal toleransi, dia framing soal memaksakan toleransi. Lah? Siapa yg memaksa?" sebutnya.

Dirinya pun meminta Abubakar untuk tidak berceramah, takutnya dirinya akan lebih paham dari Abubakar. Ia pun menyarankan agar membaca terlebih dahulu sebelum menanggapi sesuatu hal.

"Kalau mau ceramah, jangan pansos ke gue deh, takutnya gue lebih paham dari penceramahnya. Saran gue, sebelum menanggapi sesuatu baca yang jelas, jangan nafsu ingin ceramah, ingi tampil, mau pansos, lalu gak baca dengan jelas, larinya malah ke fitnah," terangnya. 

"Udah ah males gue… Belajar lagi ya dek.., pesan gue, kalau mau menanggapi sesuatu itu harus fokus, jangan melebar kemana2. Pelajari dengan baik apa yang mau dikomentari, jangan bernafsu untuk tampil sehingga lupa substansinya," tutup Teddy.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Nazaruli