Netral English Netral Mandarin
00:31 wib
Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto menggugat pemerintah Indonesia membayar ganti rugi sebesar Rp56 miliar terkait penggusuran dalam proyek pembangunan Tol Depok-Antasari di Jakarta Selatan. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengonfirmasi bahwa Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo akan dilantik Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) jadi Kapolri pada Rabu (27/1).
Diserang, Polisi Tembak Mati 6 Pengikut Habib Rizieq, 4 Orang Kabur

Senin, 07-December-2020 19:30

Kapolda Metro Jaya didampingi Pangdam Jaya menunjukkan barang bukti penyerangan laskar HRS ke polisi.
Foto : Istimewa
Kapolda Metro Jaya didampingi Pangdam Jaya menunjukkan barang bukti penyerangan laskar HRS ke polisi.
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Polda Metro Jaya menjelaskan peristiwa penyerangan anggota polisi yang diduga dilakukan oleh pendukung Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, di Tol Jakarta-Cikampek km 50 pada Senin (7/12/2020) dini hari tadi.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan, anggotanya yang berjumlah enam orang membuntuti kendaraan yang diduga ditumpangi pengikut Habib Rizieq.

Hal itu dilakukan polisi dalam tugas penyelidikan atas informasi bahwa akan ada pengerahan massa ke Polda Metro Jaya pada panggilan pemeriksaan kedua Habib Rizieq yang diagendakan hari ini.



Adapun Habib Rizieq diagendakan untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan pada acara kerumunan di kediamannya di Petamburan, Jakarta Pusat pada (14/12/2020).

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), lanjut Fadil, kendaraan aparat dipepet dan diberhentikan oleh dua kendaraan pengikut Habib Rizieq.

"Terjadi penyerangan terhadap anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas penyelidikan terkait rencana pemeriksaan MRS (Muhammad Rizieq Shihab) yang dijadwalkan berlangsung hari ini jam 10.00 WIB," kata Fadil Imran dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (07/12/2020) siang.

Fadil membeberkan, para pengikut Habib Rizieq yang berjumlah 10 orang melakukan penyerangan dengan menodongkan senjata api dan senjata tajam.

"Karena membahayakan keselamatan jiwa petugas pada saat itu, kemudian petugas melakukan tindakan tegas dan terukur yang mengakibatkan enam orang penyerang meninggal dunia dan empat orang lainnya melarikan diri," ungkapnya.

Fadil Imran menambahkan, akibat serangan itu, kendaran milik polisi mengalami kerusakan karena dipepet dan terkena tembakan. "Tidak ada anggota polisi yang terluka," terangnya.

Dalam peristiwa itu, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan oleh pengikut Habib Rizieq Shihab saat menyerang aparat. Barang bukti yang diamankan yakni dua senjata api, peluru, sebilah katana, celurit dan beberapa senjata tajam lainnya.

Lebih lanjut, Fadil menyebut, simpatisan Habib Rizieq yang menyerang polisi tergabung dalam laskar khusus.

"Dari hasil penyelidikan awal, kelompok yang menyerang diidentifikasi sebagai laskar khusus," jelas Fadil dalam jumpa pers yang didampingi Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman itu.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Irawan HP