Netral English Netral Mandarin
19:25wib
Hingga matchday kedua Euro 2020 (Euro 2021) terdapat satu negara yang sudah dipastikan tersingkir dari ajang sepak bola antarnegara paling bergengsi di Benua Biru yaitu Makedonia Utara. Indonesia sedang didera lonjakan kasus Covid-19 di sebagian besar daerah. Peningkatan kasus ini terlihat dari keterisian tempat tidur di rumah sakit oleh pasien Covid-19.
Diskon PPnBM Bikin Produsen Mobil Kewalahan, Menperin: Saya Sudah Ingatkan untuk Siap Penuhi Demand

Minggu, 18-April-2021 22:30

Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian.
Foto : Kemenperin
Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian.
18

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sudah memprediksi produsen mobil kewalahan memenuhi suplai akibat demand yang meningkat, seiring kebijakan relaksasi PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah). Hal itu dikatakan langsung oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

"Waktu saya di Tokyo beberapa waktu lalu, itu saya sudah mengingatkan kepada seluruh produsen bahwa mereka harus siap. Karena ini sesuai prediksi kita, kalau produsennya nggak siap, dia nggak bisa memenuhi demand, sehingga akhirnya (konsumen) harus inden," kata Agus Gumiwang, di arena IIMS 2021, JIExpo, Kemayoran, Jakarta, belum lama ini.

Menurut Agus Gumiwang, produsen otomotif tidak mengantisipasi potensi terjadinya lonjakan permintaan setelah diberlakukannya diskon PPnBM. Produksi mobil masih dilakukan dengan kapasitas normal sesuai kondisi pandemi COVID-19, akibatnya ketika terjadi permintaan yang tinggi, produsen mobil kewalahan memenuhinya.

"Yang kami khawatirkan nanti ada dinamika. Memang produsen sendiri khususnya di industri otomotif tidak melakukan inventory (inventaris) lebih lama atau lebih panjang, karena apa yang mereka pesan sebagai bahan baku itu yang langsung dikerjakan, langsung diproduksi. Ini sejak awal memang sudah kami prediksi bahwa ini akan kewalahan, akan ada gap (selisih) antara demand dan suplai dari produsen sendiri," sambung Agus Gumiwang.

Sebagai informasi, Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) penjualan mobil pada Maret 2021 meningkat mencapai 70% lebih. Itu merupakan efek dari diskon PPnBM yang diberlakukan.

Secara wholesales atau distribusi dari pabrik ke dealer mobil baru, tercatat sebanyak 84.910 unit. Wholesales mobil baru pada Maret 2021 itu naik 72,6% dibanding Februari 2021. Dibanding Maret 2020, penjualan mobil secara wholesales Maret 2021 naik 10,5%.

Sementara data penjualan retail (dari dealer ke konsumen) pada Maret 2021 tercatat sebanyak 77.511 unit. Angka retail sales mobil baru pada Maret 2021 naik 65,1% dibanding Februari 2021. Jika dibandingkan Maret 2020, penjualan mobil Maret 2021 itu pun naik 28,2%.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Irawan HP