Netral English Netral Mandarin
07:09wib
Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan melaporkan Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan pencemaran nama baik. Bupati Kolaka Timur (Koltim) Andi Merya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK.
Ditengah Perpanjangan PPKM Darurat, Pemerintah Lanjutkan Stimulus Listrik Hingga Desember

Rabu, 21-Juli-2021 18:00

Pemerintah Perpanjangan Stimulus Listrik Hingga Akhir Tahun
Foto : Istimewa
Pemerintah Perpanjangan Stimulus Listrik Hingga Akhir Tahun
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ditengah perpanjangan PPKM Darurat, pemerintah akan menambah durasi stimulus listrik bagi warga yang terdampak.

Stimulus listrik bagi masyarakat, industri, bisnis dan sosial diperpanjang hingga Desember 2021.

Stimulus listrik merupakan bentuk perlindungan sosial yang diberikan pemerintah kepada masyarakat di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril mengatakan, pemerintah hadir untuk meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19. PLN berharap, perpanjangan stimulus listrik dapat mendorong masyarakat dan pelaku usaha tetap produktif, serta meningkatkan daya beli masyarakat di tengah Pandemi Covid-19.

"Dan kami selalu mendukung dengan menjalankan keputusan pemerintah untuk memberikan stimulus listrik bagi masyarakat kecil, dan pelaku usaha yang terdampak Covid-19," kata Bob Saril dalam keterangan persnya.

Dia mencatat, metode penyaluran stimulus listrik tidak berubah dari periode sebelumnya, sehingga PLN optimistis penyalurannya akan berjalan lancar.

Untuk mendapatkannya, bagi pelanggan pascabayar, stimulus atau diskon diberikan dengan langsung memotong tagihan rekening listrik pelanggan. Sementara, untuk pelanggan prabayar, diskon tarif listrik diberikan saat pembelian token listrik.

Pelanggan prabayar dengan daya 450, tidak perlu mengakses token, baik di website, layanan Whatsapp, maupun melalui aplikasi PLN Mobile. Stimulus akan langsung di dapat saat membeli token listrik.

Khusus untuk pembebasan biaya beban, abonemen, dan pembebasan ketentuan rekening minimum, pemberian stimulus akan diberikan secara otomatis dengan memotong tagihan rekening listrik konsumen sosial, bisnis dan industri.

Adapun potongan sebesar 50 persen hanya diberikan untuk biaya beban/abonemen dan biaya pemakaian rekening minimum. Sebelumnya, pemberian stimulus listrik ini sudah dijalankan sejak April 2020.

Pelanggan juga dapat menyampaikan keluhannya terkait stimulus listrik melalui layanan saluran pengaduan PLN. Layanan ini tersedia melalui aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh melalui Playstore atau AppStore. 

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sulha Handayani