Netral English Netral Mandarin
banner paskah
20:25wib
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin, Senin (10/5/2021), mengumumkan lockdown atau penerapan perintah kontrol pergerakan (MCO) di seluruh wilayah negara untuk mencegah penyebaran Covid-19. Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat atau penetapan 1 Syawal 1442 Hijriah pada hari ini, Selasa (11/5) secara daring dan luring.
Ditetapkan sebagai Wali Kota Medan Terpilih, Bobby Nasution Ungkapkan Hal Ini

Jumat, 19-Februari-2021 00:18

Wali Kota Medan terpilih Bobby Nasution (kiri) bersama pasangannya Wakil Wali Kota Aulia Rahman usai rapat pleno terbuka.
Foto : Antara
Wali Kota Medan terpilih Bobby Nasution (kiri) bersama pasangannya Wakil Wali Kota Aulia Rahman usai rapat pleno terbuka.
21

MEDAN, NETRALNEWS.COM - Wali Kota Medan terpilih Muhammad Bobby Afif Nasution didampingi pasangannya Aulia Rahman mengungkapkan rasa syukur karena tahapan Pilkada 2020 telah berakhir menyusul digelarnya rapat pleno terbuka penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

"Alhamdulillah, saya bersama Bang Aulia Rahman telah ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih. Tentunya kami berdua mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara pemilu, dan seluruh masyarakat Kota Medan meski di tengah pandemi COVID-19," ucap Bobby usai rapat pleno terbuka di Medan, Kamis (18/2/2021).

Ia melanjutkan pemungutan suara yang dilakukan menunjukkan bahwa masyarakat di Kota Medan terlihat antusias dalam memberikan suara untuk menentukan calon kepala daerah, terbukti tingkat partisipasi pemilih.

"Alhamdulillah, ini atas kerja sama kita semua. Terima kasih kepada teman-teman media yang selama ini sudah membantu, dan meliput segala kegiatan saya selama masa kampanye. Ini menjadi pelajaran bagi masyarakat atas apa yang sudah disiarkan media," ujarnya.

Ia juga memohon maaf baik atas nama pribadi dan tim, jika selama masa kampanye, sosialisasi sampai dilakukannya penetapan oleh KPU Kota Medan masih banyak kesalahan atau kekurangan.

Melihat permasalahan di Kota Medan, jelas Bobby, entunya banyak sekali pekerjaan rumah yang harus dselesaikan sesuai janjinya selama masa kampanye.

"Sejatinya 100 hari kerja tidak kita targetkan, karena kita dipilih untuk kerja cepat. Yang kita percepat apa yang menjadi keluhan masyarakat, seperti masalah kebersihan terutama sampah, drainase serta infrastruktur jalan," ungkap dia.

"Selain itu, tatanan birokrasinya juga akan kita perbaiki. Tidak kalah penting soal kesehataan, terutama menekan angka penyebaran COVID-19 dengan mengefektifkan 3T, yakni 'Tracing, Tracking dan Treatment'," terang Bobby.

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati