Netral English Netral Mandarin
04:56wib
LSI Denny JA menilai, PDI Perjuangan berpotensi akan mengalami kekalahan jika mengusung Ketua DPR Puan Maharani sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia menegaskan fasilitas kesehatan di Indonesia bisa tumbang dalam 2-4 minggu jika pengendalian pandemi tidak diperketat.
Ditipu Kampung Kurma hingga Kapal Selam Diam, Giliran Naik Haji Sebar Hoaks, Mustofa: Kurang Om, Ditipu 3 Periode, Nggak Sadar...

Kamis, 10-Juni-2021 08:15

Mustafa Nahrawardaya
Foto : Kolase Netralnews
Mustafa Nahrawardaya
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Muncul percakapan kocak antara akun Kakek Satire politikus dengan Mustofa Nahrawardaya. 

Mulanya, akun Kakek Satire ungkit bahwa penipuan soal umroh bodong, 212 Mart, Kampung Kurma, hingga soal kapal selam, mereka diam saja. 

Tak disebutkan Kakek Satire apakah yang ia sebut mereka sama dengan istilah “kadrun”?

“Ditipu umroh bodong mereka diam. Ditipu 212 Mart mereka diam. Ditipu kampung kurma mereka diam. Ditipu donasi kapal selam mereka bilang berzikir,” kata Kakek Satire @KakekHalal.

“Giliran Ibadah Haji ditiadakan krn covid, mereka rame2 sebar hoax Pemerintah nilep dana haji,” imbuhnya.

Politikus Mustofa Nahrawardaya kemudian menanggapi.

“Kurang Om: ditipu tiga periode, enggak sadar,” kata Mustofa, Kamis 10 Juni 2021.

Untuk diketahui, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Rabu (9/6), menjelaskan alasan di balik keputusan meniadakan ibadah haji 2021. 

Di mana semata karena faktor kesehatan, keselamatan, dan keamanan jamaah haji karena hingga kini pandemi Covid-19 masih melanda dunia.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati