Netral English Netral Mandarin
04:50wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Dituduh Mau Mengkudeta KSP Moeldoko, Ruhut Balas Andi Arief: Tukang Nyabu Lagi Halu

Sabtu, 31-Juli-2021 16:00

Ruhut Sitompul
Foto : Istimewa
Ruhut Sitompul
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Bappilu Partai Demokrat (PD) Andi Arief menyebut politisi PDIP Ruhut Sitompul mau mengambil paksa kursi Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) dari Moeldoko.

Menurutnya, beberapa waktu lalu Ruhut menemui salah satu anggota DPR dari fraksi Demokrat dan meminta agar difasilitasi bertemu dengan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Ruhut, lanjut Andi, ingin meminta bantuan AHY untuk menyampaikan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) supaya dirinya yang menggantikan Moeldoko sebagai KSP.

Hal tersebut disampaikan Andi Arief merespon cuitan Ruhut yang menyebut Partai Demokrat bakal semakin karam ke dasar laut karena 'nyinyiran' Andi Arief cs terhadap pemerintahan Jokowi.

"Ruhut ini dua minggu lalu bertemu dengan salah satu anggota DPR RI Demokrat, dia meminta bertemu Ketum AHY. Dia minta ketum menitipkan ke Pak jokowi untuk pengganti Pak Moeldoko yang akan diganti tidak lama lagi," kata Andi.

"Udah gila kan, Ruhut mau menkudeta Pak Moeldoko dengan cara ini," tulis @Andiarief_, Kamis (29/7/2021).

Menanggapi cuitan Andi, Ruhut mengatakan bahwa dirinya tidak mungkin meminta tolong ke Partai Demokrat yang sudah mulai karam.

Karenanya, Ruhut menuding Andi Arief mencuit demikian dalam kondisi halusinasi. Ia juga menyinggung kasus dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu yang menjerat Andi pada 2019 lalu.

"Mantan narkoba, tukang nyabu lagi halu," tulis Ruhut di akun Twitter-nya, Jumat (30/7/2021).

"Apa mungkin Aku minta tolong dengan partai yang sudah mulai karam menyingkirkan Ketum Partai Demokrat Bpk Jenderal TNI AD Purn DR M Moeldoko KSP Pak JOKOWI Mayor lawan Jenderal?. Paten. MERDEKA,"

Sebelumnya, Ruhut Sitompul mengunggah poster bergambar tiga kader Partai Demokrat, yakni Andi Arief, Rachland Nashidik dan Annisa Pohan.

Poster tersebut bertuliskan "Berkat Jasa Mereka, Demokrat Makin Karam dan Semakin Sulit Diselamatkan".

Dalam cuitannya, Ruhut menulis kalimat bernada satire. Ia mempersilahkan Andi Arief cs untuk terus nyinyir terhadap pemerintahan Jokowi.

Menurutnya, nyinyiran Andi Arief cs akan membuat elektabilitas partai berlambang bintang mercy itu semakin terpuruk.

"Mantap lanjutkan saja terusssssss Nyinyir Ngebacot dengan Congornya yang ba’u banget biar makin karam ke dasar laut," tulis Ruhut di akun Twitter-nya, seperti dilihat netralnews.com, Jumat (30/7/2021).

Di saat para politisi Demokrat sibuk nyinyir ke pemerintah, ungkap Ruhut, Presiden Jokowi justru sibuk bekerja keras mengatasi pandemi Covid-19.

"Lihat kerja keras Pak Joko Widodo Presiden RI mengatasi Pandemi COVID-19 menugaskan semua Jajarannya harus menekan angka kematian akibat Virus Corona MERDEKA," kata eks politisi Partai Demokrat itu.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P