Netral English Netral Mandarin
04:09wib
Relawan Sahabat Ganjar kembali melakukan deklarasi mendukung Ganjar Pranowo untuk maju sebagai calon presiden 2024. Penembakan seorang ustad bernama Armand alias Alex di depan rumahnya Jalan Nean Saba, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang hingga kini masih menjadi misteri.
Desak Diungkap Lagi! Rizal Ramli: Ratna Sarumpaet Seniman Kritis, Wanita Ngaku Alami Kekerasan, Kita Harus Simpati Dulu

Selasa, 03-Agustus-2021 14:15

Rizal Ramli dan Ratna Sarumpaet
Foto : Kolase Tribunews
Rizal Ramli dan Ratna Sarumpaet
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Di tengah persoalan sumbangan Rp2 Triliun yang disebut-sebut “prank”, Rizal Ramli ungkit masalah kasus “prank” Ratna Sarumpaet. 

"Ratna Sarumpaet seniman kritis. RS ngaku digebuk, saya simpati  - tapi minta polisi selidiki (video ini dipotong buzzeRP !). RR suportif krn jika wanita ngaku alami kekerasan, kita harus simpati dulu ! Wanita tidak mudah hadapi kekerasan "Me too Movement", kata Rizal ramli, Selasa 3 Agustus 2021.

“Kejamnya permainan buzzeRp dan InfluenceRP dengan sengaja video RR soal RS dipotong. 2 tahun RR dituduh hoax - ribuan tweets, utube dll. Krn mereka tidak bisa bantah fakta, analisa, prediksi, integritas & kinerja RR,” imbuh Rizal Ramli.

Untuk diketahui, Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli kala itu meminta maaf kepada publik karena telah menjadi korban berita bohong soal pemukulan Ratna Sarumpaet. Rizal sebelumnya ikut melontarkan pembelaan terhadap Ratna yang mengklaim mengalami penganiayaan dan pemukulan.

"Saya mohon maaf telah menjadi korban berita tidak benar dari seorang kawan lama, Ratna Sarumpaet," kata Rizal melalui pesan kepada Tempo, Rabu, 3 Oktober 2018. Pernyataan yang sama juga dia cuitkan melalui akun Twitternya, @RamliRizal.

Rizal mengatakan, Ratna adalah kawannya sejak lama. Dia berujar pertemanan mereka telah merentang sejak zaman Orde Baru. Rizal pun tak menyangka Ratna bakal menciptakan kebohongan seperti yang baru saja dilakukannya.

"Kawan yang dulu aktif memperjuangkan demokrasi dan keadilan di zaman Orde Baru, ternyata terpeleset," kata dia.

Rizal pun berdalih, dia memang selalu berempati pada orang yang teraniaya. Cerita awal soal penganiayaan Ratna, kata Rizal, jelas membuatnya buka suara.

"Apalagi teman lama, ternyata terpeleset," kata Rizal sembari menyertakan emoji senyum dan telapak tangan tertangkup seperti dilansir Tempo.co.

Rizal pun berharap Ratna tidak terpeleset lagi di masa yang akan datang. Sebab, ujar Rizal, Ratna juga memiliki rekam jejak membela tokoh buruh yang dibunuh, Marsinah. Menurut Rizal, perjuangan Ratna dulu itu tak bisa dilupakan.

Ratna Sarumpaet mengaku berbohong atas kabar pemukulan dan penganiayaan yang dia alami. Ratna bahkan menyebut dirinya sebagai pencipta hoaks terbaik. Pengakuan itu disampaikan Ratna dalam konferensi pers yang dia gelar Rabu sore, 3 Oktober 2018.

Sebelumnya, beredar kabar Ratna dipukuli saat berada di Bandung, Jawa Barat, pada 21 September lalu. Kabar itu meluas seiring dengan beredarnya foto Ratna dengan muka lebam dan mata membengkak.

Informasi itu pun direspons oleh berbagai kalangan. Mulai dari pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, para politikus partai koalisi pengusung Prabowo-Sandiaga, bahkan para aktivis lawas. Pada Selasa malam, Prabowo meresponsnya dengan konferensi pers, sedangkan para aktivis menggelar aksi solidaritas di kawasan Menteng.

Namun, kepolisian mengungkap bahwa Ratna Sarumpaet tak dipukuli, melainkan menjalani operasi kecantikan di sebuah rumah sakit bedah di Jakarta. Polisi mengungkap sejumlah bukti, di antaranya rekaman CCTV, transaksi perbankan, dan keterangan pihak rumah sakit.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli