Netral English Netral Mandarin
05:51wib
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memprediksi, puncak gelombang Covid-19 varian Omicron akan terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret 202. Pemerintah mengakui kasus Covid-19 di Indonesia terus mengalami lonjakan akibat transmisi lokal varian Omicron dalam sepekan terakhir.
Doddy Sudrajat Murka Gala Sky Sebut ‘Anying’, Faisal: Lebay

Jumat, 14-January-2022 22:40

Doddy Sudrajat dan anaknya, mendiang Vanessa Angel.
Foto : Instagram
Doddy Sudrajat dan anaknya, mendiang Vanessa Angel.
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Mertua Vanessa Angel, Faisal turut angkat bicara terkait tindakan Doddy Sudrajat yang murka karena Gala Sky sempat menyebut kata “Anying”. Kata itu disebut Gala ketika sedang berada dengan tante dan om nya, Fuji dan Fadly. 

Menurut Ayah Febri Andriansyah itu, ucapan Gala tidak seharusnya dipermasalahkan. Meskipun Gala dengan tidak cadel dan menyebut kata “anjing” pun seharusnya tidak akan menjadi masalah. 

Dipahami Faisal, Gala masih anak-anak dan sedang dalam masa perkenalan akan berbagai hal. Misalnya saja perkenalan akan nama-nama hewan, tumbuhan dan mainan. 

“Apa saja nggak perlu dipermasalahkan. Lebay lah istilahnya,” ujar Faisal, dikutip dari perbincangannya di Youtube Langit Entertainment, Jumat (14/1/2022). 

Kasus Gala sebut “Anying” viral, hingga ada pihak psikolog yang memberikan keterangan pada keluarga Faisal melalui Fuji. Penjelasan itu disampaikan seorang psikolog wanita melalui rekaman suara yang dikirimkan ke Faisal. 

“Ucapan Gala kemarin masih cadel, its okay, don’t be panic. Itu bukan hal yang buruk. Ingat, Gala sedang dalam masa perkembangan. Itu namanya sedang melabel, bukan mengatai seseorang, bukan,” tegas psikolog yang akrab disapa Bu Ima. 

Apabila sedang melabel, anak-anak bisa menyebutkan hewan apa saja. Misalnya saja anjing, kucing, gajah, kupu-kupu dan lain sebagainya bisa diucapkan, karena anak sedang belajar kosa kata. 

“Itu bukan hal buruk. Kecuali kalau bilang, Bu Ima anjing. Itu baru buruk. Itu sedang melabel dan kita sebagai orang dewasa tidak usah panik, jangan bilang nggak boleh. Kata siapa nggak boleh mengucapkan anjing? Boleh karena sedang melabel,” jelas psikolog itu. 

Tetapi diimbau psikolog itu, Fuji bisa menyambung perkataan Gala. Misalnya “Owh ya, kemarin kita habis lihat anjing di jalan, ada dua ekor. Kakinya berapa? Empat ya. Bunyinya bagaimana? Guk guk guk. Ada warna apa saja ya? Hitam, putih” Gitu kak,” jelas psikolog. 

Psikolog itu tidak memperbolehkan Fuji melarang setiap kata yang akan diucap Gala. Pasalnya itu akan berdampak merusak tumbuh kembang anak. Dampaknya anak bisa menjadi ragu, takut dan perkembangannya tidak maksimal. 

Lebih lanjut istri Faisal, Dewi Zuhriati mengaku bingung, karena melakukan berbagai hal seolah salah. Kadang banyak pihak mempertanyakan keadaan dan kondisi terbaru Gala, tetapi bagian ditunjukkan, malah dikatai terlalu diekspose dan disalahkan. 

“Apalagi si Gala dari lahir udah diajarin sama mami dan papinya, masa dihentikan? Dia sekarang sudah pintar ngomong dan senang joget. Sesekali masih cari mama papanya,” ujar Dewi. 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan HP

Berita Terkait

Berita Rekomendasi