Netral English Netral Mandarin
22:28wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Dolar AS Melemah di Akhir Perdagangan, Ini Penyebabnya

Selasa, 31-Agustus-2021 07:05

Ilustrasi Dolar AS
Foto : Istimewa
Ilustrasi Dolar AS
26

NEW YORK, NETRALNEWS.COM - Kurs dolar AS melemah tipis pada akhir perdagangan Senin (30/8/2021) atau Selasa (31/8/2021) pagi WIB karena pelaku pasar sedang menunggu data ekonomi utama. 

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,03 persen pada 92,6613. 

Pada akhir perdagangan di New York, euro naik menjadi 1,1803 dolar AS dari 1,1793 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris tidak berubah mendekati 1,3767 dolar dari 1,3767 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7297 dolar AS dari 0,7311 dolar. 

Dolar AS dibeli 109,88 yen Jepang, lebih tinggi dari 109,82 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9165 franc Swiss dari 0,9115 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2607 dolar Kanada dari 1,2619 dolar Kanada. 

Pedagang akan melihat data ekonomi pada minggu ini, termasuk indeks manufaktur AS Agustus yang diterbitkan oleh Institute for Supply Management pada Rabu, dan laporan ketenagakerjaan bulanan negara yang dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja Departemen Tenaga Kerja pada Jumat (27/8/2021).

Reporter : Antara
Editor : Nazaruli