Netral English Netral Mandarin
15:55 wib
Sejumlah ahli mengkritik penerapan alat deteksi Covid-19 GeNose karena masih tahap ekperimental. Belum bisa dipakai dalam pelayanan publik khususnya screening Covid-19. Polri menegaskan akan menindaklanjuti kasus rasisme yang dialami mantan komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai. Diketahui, Pigai menjadi korban rasis yang dilakukan Ambroncius Nababan.
Dorong Belanja Digital Saat Pandemi, Lazada dan OVO Hadirkan Promo 12.12 

Rabu, 09-December-2020 14:15

Ilustrasi belanja promo
Foto : Istimewa
Ilustrasi belanja promo
25

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Selama masa pandemi dan implementas Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Indonesia, gaya hidup masyarakat turut berubah dengan lebih banyak mengadopsi teknologi digital, salah satunya untuk pembayaran. 

Bersamaan dengan ini, OVO sebagai platform pembayaran digital, rewards, dan layanan finansial terdepan di Indonesia menjalin kolaborasi dengan Lazada Indonesia (Lazada), bagian dari Lazada Group, salah satu e-commerce terbesar di Asia Tenggara yang berkomitmen mempercepat pertumbuhan ekonomi digital melalui ekosistem e-commerce dan teknologi, untuk mempermudah para pengguna dalam melakukan transaksi secara non tunai, sehingga pengalaman berbelanja lebih mudah, aman dan nyaman. 

Pilihan pembayaran menggunakan OVO tersedia di Lazada mulai tanggal 8 Desember 2020.



Head of Corporate Communications OVO, Harumi Supitn Rabu (9/12/2020), mengatakan pihaknya menyambut baik kolaborasi dengan Lazada dalam rangka mendorong kemajuan ekonomi digital Indonesia. Selain itu kolaborasi tersebut juga menandai semakin luasnya ekosistem terbuka OVO, sehingga memungkinkan OVO untuk bekerja sama dengan mitra strategis dari berbagai lini industri apapun, termasuk di kategori online/e-commerce. 

Konsep inilah yang menjadikan salah satu pesatnya perkembangan use cases OVO, dimana layanan pembayaran menggunakan OVO sudah tersedia di berbagai platform e-commerce lainnya dan kesemuanya dapat diakses secara mudah, aman, dan nyaman.

“OVO dengan bangga menyambut baik kolaborasi dengan Lazada, sebagai salah satu e-commerce terbesar di Asia Tenggara. 

Strategi ekosistem terbuka kami diposisikan secara unik untuk melayani Indonesia dengan lebih baik, terutama selama masa pandemi COVID-19. Kami melihat tren pergeseran transaksi ke arah digital dan penjualan secara online yang terus meningkat, sehingga kami terus menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai mitra, untuk menjaga stabilitas ekonomi seraya mendukung transisi dari transaksi offline ke online.”

Harumi menambahkan bahwa dengan hadirnya OVO di platform Lazada, pengguna diharapkan
mendapatkan pengalaman belanja yang lebih praktis dan menyenangkan.

“Kolaborasi OVO dan Lazada memungkinkan pengguna untuk menikmati pengalaman berbelanja yang lancar, aman, bebas hambatan melalui gadget atau ponsel pintar mereka,” tambah Harumi.

Monika Rudijono, Chief Marketing Officer Lazada Indonesia, turut menunjukkan antusiasmenya
atas kolaborasi pembayaran dengan OVO untuk memperkuat opsi pembayaran yang telah ada.

“Seiring dengan terus berkembangnya kebutuhan dan keinginan masyarakat yang semakin melek digital, kami di Lazada terus berinovasi dan menjalin kolaborasi dengan mitra strategis demi bisa memberikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan untuk para konsumen. Kehadiran OVO di platform Lazada akan semakin melengkapi opsi pembayaran non-tunai di platform kami.”

Monika menambahkan, “Kami yakin kolaborasi dengan OVO ini tidak hanya akan semakin memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para konsumen yang berbelanja di Lazada, namun juga akan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi digital. Setiap pembelanjaan yang dilakukan konsumen melalui ekosistem digital seperti e-commerce akan menjadi kontribusi yang berarti bagi
pertumbuhan bisnis lokal dan pergerakan roda perekonomian Indonesia.”

Untuk menandai kolaborasi ini, OVO dan Lazada menawarkan ribuan promo 12.12 setiap hari selama periode 12-14 Desember 2020, dimana setiap transaksi belanja di Lazada dengan menggunakan pembayaran OVO akan memperoleh cashback sebesar 12%, maksimum Rp15.000 dengan transaksi. 
 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Nazaruli