3
Netral English Netral Mandarin
03:44 wib
Salah satu pendiri Partai Demokrat (PD), Hencky Luntunngan, menyebut KLB dipastikan akan digelar pada Maret ini. Pemerintah memutuskan mencabut aturan mengenai investasi industri minuman keras yang tercantum dalam lampiran Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.
DPRD Kaltara Dukung Program Kerja Tim Transisi Gubernur Baru

Sabtu, 23-January-2021 14:07

Pertemuan audiensi Tim Transisi dengan Pimpinan DPRD Kaltara di Tarakan, Jumat kemarin.
Foto : Istimewa
Pertemuan audiensi Tim Transisi dengan Pimpinan DPRD Kaltara di Tarakan, Jumat kemarin.
0

TARAKAN, NETRALNEWS.COM - Dukungan politik dan moral untuk Tim Sinkronisasi & Percepatan Program Gubernur Zainal Arifin Paliwang dan Wakil Gubernur Yansen TP terus bertambah.

Kali ini, pimpinan DPRD Kalimantan Utara menyatakan siap memberi support moral dan politik untuk berbagai program kerja yang dilakukan Tim Transisi - sebutan untuk Tim Sinkronisasi & Percepatan Program Gubernur Zainal Arifin Paliwang dan Wakil Gubernur Yansen TP.

Dalam pertemuan audiensi Tim Transisi dengan Pimpinan DPRD Kaltara di Tarakan Jumat kemarin, Ketua DPRD Norhayati Andris menganggap kehadiran Tim Transisi bisa menjadi jembatan penghubung antara pihak eksekutif dan legislatif dalam mengkoreksi APBD yang dibuat rezim Irianto Lambrie.

"Suara kami yang selama ini tidak digubris oleh Irianto, sangat menaruh harapan besar kepada Pak Zainal dan Yansen. Tujuan kami sama, sama-sama ingin memajukan Kaltara. Kehadiran Tim Transisi sangat diperlukan untuk mengajukan item-item perbaikan bahkan kalau perlu dihapus dari setiap pos anggaran dari OPD dan Biro,"  ujar Ketua DPRD Kaltara Norhayati Andris dalam keterangan tertulis Sabtu (23/1/2021).

Tim Transisi yang diketuai Dr Ari Junaedi, Dr Pither Palungan, Rukisah, PhD, Yusuf Ramlan, SH, MH, Dr Datuk Iman serta Dr Samuel TP menganggap dukungan dari DPRD Kaltara sebagai tambahan "energi" untuk terus menyisir setiap pos anggaran di APBD agar selaras dengan visi misi Zainal Arifin Paliwang - Yansen TP yang mengedepankan membangun desa menata kota serta bertekad menjadikan semua kabupaten dan kota sebagai pilar provinsi.

"Cukup sudah APBD ugal-ugalan yang dibuat rezim lama. Jangan ada lagi orientasi anggaran hanya untuk memperbesar perjalanan dinas. Kami tidak ingin, rezim berpesta di atas penderitaan rakyat. Seharusnya APBD ditujukan untuk peningkatan kesejahteraan rakyat. APBD harus menggambarkan, pemerintah hadir dan berbuat untuk rakyat. Dari pada untuk membiayai dinas ke Bali, Samarinda dan Jakarta yang menghabiskan puluhan miliar, kenapa tidak dialokasikan untuk pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik dan kependidikan ? Insentif untuk tenaga pendidikan dan kependidikan, guru ibtidaiyah/tsanawiyah/aliyah serta tutor program kejar paket A, B dan C dipastikan ada selama era ZiYap memimpin Kaltara," kata Ketua Tim Transisi Ari Junaedi.

Wakil Ketua DPRD Andi M. Akbar menyebut perubahan APBD 2021 sangat dimungkinkan dan DPRD akan mengawal terus agar program-program ZiYap bisa terlaksana dengan baik.

Tim Transisi juga memastikan proyek-proyek mercusuar era Irianto Lambrie seperti pembangunan Guest House dan Kanal Antar Moda akan dihentikan. Semua proses lelang yang "buru-buru" dikebut jelang berakhirnya masa jabatan Irianto Lambrie juga akan dibatalkan.

Reporter :
Editor : Irawan HP