Netral English Netral Mandarin
04:37wib
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengkritik peran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai pengawas keuangan negara, namun tidak ada pihak ketiga yang mengawasinya. Para ilmuwan di Afrika Selatan mendeteksi varian Covid-19 baru yang memiliki banyak mutasi. Varian ini disinyalir jadi penyebab tingginya penyebaran kasus di negara tersebut.
dr Boyke: Laki-laki Mikir Seks Hampir 15 Menit Sekali dalam Sehari, Apakah Normal?

Rabu, 27-Oktober-2021 11:00

Laki-laki seringkali berpikir lama sebelum lakukan seks.
Foto : Beauty life
Laki-laki seringkali berpikir lama sebelum lakukan seks.
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Seksolog dr Boyke Dian Nugraha SpOG, MARS mengungkapkan, laki-laki memikirkan seks hampir 15 menit sekali, dalam satu hari. Jadi dalam sehari, laki-laki bisa memikirkan seks dengan total 96-100 kali. 

Pada perempuan, biasanya memikirkan seks sekitar 60 kali dalam sehari. Rata-rata dalam waktu setengah jam, ada sekali perempuan memikirkan seks. 

“Itu normal. Setiap lihat video, atau apapun yang merangsang, langsung kepikiran seks,” ujar dr Boyke, dikutip dari perbincangannya di Youtube Ivan Gunawan, Rabu (27/10/2021). 

Tak heran di masa pandemi angka istri hamil meningkat, karena orang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Bahkan dr Boyke akui, “pekerjaan umum” di rumah saat pandemi adalah hubungan seksual. 

Sebelum pandemi, rata-rata pasangan suami istri melakukan hubungan seksual sebanyak dua kali dalam seminggu. Tetapi karena pandemi, di rumah saja, apalagi pada pangantin baru, hubungan seksual dilakukan hampir setiap hari, terlebih karena ada keinginan hamil. 

Bagi yang bukan pengantin baru, padahal bisa memanfaatkan berbagai alat kontrasepsi seperti konsumsi pil KB dan menggunakan kondom. Tetapi diakui ada yang enggan menggunakan alat kontrasepsi tersebut karena berbagai alasan. Misalnya terkait kondom, rasa diibaratkan dr Boyke seperti bermain piano dengan sarung tangan. 

“Meski ada kondom yang tipis, tetap tidak enak. Nggak langsung menyentuh ke kulit,” ujar Seksolog ternama itu. 

Padahal hamil di situasi pandemi menurut dr Boyke akan lebih riskan. Misalnya saja apabila harus kontrol ke rumah sakit, wanita hamil juga baru dianjurkan Vaksin Covid-19 di usia kandungan 13-33 minggu.

Apabila tidak Vaksin Covid-19, bayi berisiko lahir prematur, bisa tertular Covid-19, dan ibu alami hipertensi. “Rumah sakit lagi ngeri banget,” sambung dr Boyke. 

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani

Berita Terkait

Berita Rekomendasi