3
Netral English Netral Mandarin
10:32 wib
Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dugaan korupsi Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah dalam sejumlah proyek infrastruktur lainnya di Sulsel. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan program vaksinasi mandiri atau gotong royong tidak ditujukan untuk komersil.
Kok Sekarang Anjing Najis? DS: Ternyata yang Menajiskan Anjing Bukan Imam Syafii

Senin, 15-Februari-2021 08:19

Ilustrasi Pengajian Gus Baha Upload terbaru
Foto : Youtube/Kajian Cerdas Official
Ilustrasi Pengajian Gus Baha Upload terbaru
1

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial Denny Siregar mengunggah tautan ceramah Gus Baha atau K.H. Ahmad Bahauddin Nursalim yang mengungkap tentang kenajisan anjing.

"Saya suka sekali penjelasan Gus Baha tentang masalah kenajisan anjing. Ternyata yang menajiskan anjing bukan Imam Syafii. Ini baru namanya ngaji..," kata Denny, Minggu malam (14/2/21).

Video ceramah/pengajian Gus Baha diunggah Channel Youutube Kajian Cerdas Official yang biasa memuat Pengajian Gus Baha terbaru dan Live.

Video tersebut dapat dilihat di https://bit.ly/33qEkmU​, https://bit.ly/2XJ0Ruo​, https://bit.ly/2Qozt0i

Kenajisan anjing selama ini masih menjadi perdebatan.

Sementara secara terpisah, Ustaz Yahya Waloni malah mengaku sengaja menabrak anjing sampai pincang. Akibatnya, ceramahnya mendapat kecaman dari berbagai pihak.

Nathasatwa Nusantara mengecam Yahya Waloni atas ceramah tersebut.

“Apakah ini salah satu cara buat naik daun? Kami bukan ahli agama, tapi kami tahu menyakiti makhluk ciptaan Tuhan apalagi dengan disengaja itu perbuatan tercela dan dzalim,” ungkap Nathasatwa Nusantara di akun Instagramnya, Minggu 14 Februari 2021.

“Tidak usah membawa alasan najis dan sebagainya, dzalim ya dzalim. Najis bisa dihindari, dan bisa disucikan,” tegasnya.

Nathasatwa Nusantara mengajak Yahya Waloni untuk berdiskusi terkait perbuatannya yang menabrak anjing tersebut.

“Orang buang air besar, buang air kecil, juga najis, masa mau diserempet mobil juga? Ayo Pak Yahya diskusi terbuka bersama kami, mau bahas dari sisi fikih monggo. Tapi tolong jangan bodohi orang-orang dengan alasan-alasan konyol,” ungkapnya.

“Sepertinya yang bersangkutan  kurang banyak baca kisah nabi, ada cerita pelacur masuk surga karena beri minum kepada anjing yang kehausan, ada juga kisah Ashabul Kahfi mengenai anjing yang masuk surga. Kita? Belum tentu masuk surga. Kalah istimewa dengan Qitmir, anjing Ashabul Kahfi yang auto masuk surga,” tambahnya.

Nathasatwa mengajak masyarakat jangan mencontoh perbuatan tercela yang dilakukan Yahya Waloni. “Tercela ya tercela. Ingatkan juga saudara-saudara kita untuk tetap berbuat baik kepada siapapun,” tegasnya.

Sebelumnya, pendakwah, Ustaz Yahya Waloni dalam sebuah video ceramahnya yang tayang di Hadits TV pada Sabtu 13 Februari 2021, mengaku sengaja menabrak seekor anjing di jalanan saat tengah mengendarai mobil.

Bahkan, binatang itu sampai terpental hingga kakinya pincang.

Dalam ceramahnya tersebut, Yahya mengatakan anjing itu dia tabrak di sekitar wilayah perbatasan antara Riau dan Jambi, tepatnya di sebuah kecamatan bernama Kemuning.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto