Netral English Netral Mandarin
13:50wib
TNI Angkatan Udara melayangkan permintaan maaf atas peristiwa kekerasan yang dilakukan dua oknum prajuritnya terhadap warga sipil di Merauke, Papua, Senin. Pemerintah Amerika Serikat kembali mengimbau kepada para penduduk dan pemukim kembali mengenakan masker guna mencegah infeksi virus corona (Covid-19) varian Delta.
DS Ungkap Novel Baswedan Tak Lolos Ujian dan Dipecat Jadi Bukti Ada Taliban di KPK

Selasa, 04-Mei-2021 08:50

Novel Baswedan dan Denny Siregar
Foto : Kolase Fajar.co
Novel Baswedan dan Denny Siregar
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ada berita mengejutkan. Denny Siregar menyebutkan bahwa di dalam KPK ada proses ujian tentang wawasan kebangsaan bagi karyawan KPK. Denny menyebut Novel Baswedan tak lolos dan bakal dipecat. 

Bahkan ia menyebut hal itu sebagai bukti ada taliban di KPK.

“Menarik. Di dalam @KPK_RI , ketka ada perubahan status pegawai menjadi ASN, dibuatlah ujian tentang wawasan kebangsaan. Dan kabarnya, banyak yg gak lolos dan bakalan dipecat. Termasuk si Nopel,” kata Denny, Selasa 4 Mei 2021.

“Ini membuktikan di dalam @KPK_RI ada kelompok taliban,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dikabarkan dipecat dari lembaga antirasuah yang dipimpin oleh Firli Bahuri itu. 

Dari informasi yang dihimpun, Novel Baswedan dan sejumlah pegawai tidak lolos tes wawasan kebangsaan yang merupakan salah satu syarat untuk alih status menjadi ASN. 

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengaku pihaknya belum bisa memberikan klarifikasi terkait informasi tersebut. 

Namun, dia memastikan, komisi antikorupsi itu sudah menerima pihak-pihak yang lolos menjadi ASN maupun tidak. 

"KPK benar telah menerima hasil assesment wawasan kebangsaan yang diserahkan pihak BKN RI pada 27 April 2021," kata Fikri saat dikonfirmasi, Senin (3/5). 

Fikri mengaku pihaknya belum bisa mengumumkan hasil asesmen tersebut. Namun, dia menjanjikan akan mengumumkan kepada publik siapa saja yang lolos atau tidak. 

"KPK memastikan akan menyampaikan hasilnya kepada publik dalam waktu dekat dan akan kami informasikan lebih lanjut," jelas dia dinukil JPNN.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Irawan HP