3
Netral English Netral Mandarin
18:50 wib
Partai Demokrat memecat sejumlah kader yang dianggap terlibat dan mendukung gerakan pengambilalihan kepemimpinan partai atau kudeta. Pertumbuhan jumlah orang kaya raya atau crazy rich di Indonesia diproyeksi bakal melampaui China seiring dengan proses distribusi vaksin Covid-19 dilakukan.
DT: Hanya Orang-Orang Berotak Dangkal dan Sombonglah yang Menolak Divaksin

Jumat, 15-January-2021 09:30

Politisi Dewi Tanjung
Foto : Istimewa
Politisi Dewi Tanjung
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sejumlah kalangan masih enggan dan menolak vaksin Covid-19.

Salah satunya anggota DPR Ribka Tjiptaning dalam forum resmi legislatif menyatakan menolak menerima vaksin coronaVac buatan perusahaan farmasi asal China, Sinovac.

Ribka Tjiptaning, menyatakan tidak mau divaksinasi COVID-19 dan mengatakan dia dan keluarganya lebih baik dikenai sanksi daripada menerima vaksin Corona.

"Saya tetap tidak mau divaksin (Corona) maupun sampai yang 63 tahun bisa divaksin. Saya udah 63 nih, mau semua usia boleh, tetap, di sana pun hidup di DKI semua anak-cucu saya dapat sanksi Rp 5 juta, mending gue bayar, mau jual mobil, kek," kata Ribka dalam rapat kerja (raker) Komisi IX bersama Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/1/2021).

Terkait hal itu Politisi PDIP, Dewi Tanjung (DT) pun angkat bicara dan menilai hanya orang-orang sombonglah yang menolak untuk di Vaksin.

Perempuan yang biasa disapa Nyai ini juga mengatakan seharusnya kita sebagai warga negara harus mendukung upaya pemerintah untuk menghentikan penyebaran virus Corona.

"Hanya Orang2 berotak Dangkal dan Sombonglah yang Menolak untuk di Vaksin.Harusnya kita ini sadar bahwa Pemerintah itu sudah berusaha untuk menghentikan Penyebaran Covid-19.Eehh malah di Hina dan di hujat..Otak Mu Dimana toh ??," tulis Dewi Tanjung, Kamis (14/1/2021).

Cuitan Dewi pun direspon berbagai komentar oleh netizen. Berikut rangkumannya seperti yang terpantau netralnews.com, Jumat (15/1/2021) pagi.

@tonnysutanto: Nyai di usulkan aja yg engga mau di vaccine taro di pulau terpencil aja dulu di kasih ransum dkk  trus si R taro disono aja sekalian sampe vaccine merah putih jd . Kalo belom jd disono aja terus.

@AnakPisangan: Heran gw, dimana2 wacana yg digaungkam ogah divaksin?! Padahal orang2 cm ga mau divaksin pakai Sinovac, maunya yg sudah teruji dipakai negara lain, Pfizer! Bangsat ni mafianya dah kelanjur makan duit pengadaan dan takut vaksinnya kadaluarsa!

@LabuWatu: Otaknya ada Nyai hax tdk bsa bkrja dgn baik,,,hal ini dikarenakan hatinya sdh trcampur sma empedu,,se2org bsa brpkir waras kcuali otak dan hatinya sinkron,klo slah stunya erorr yaaa smua jd buta...

@BossToukeelsa: Bagi yg tdk mau di vaksin ya tidak apa" tapi ingatlah kalian apa bila terkenak covid akan langsung di lemparkan ke penangkaran buaya saja pemerintah tdk usah lg mengobatinya

@simbolonmarudu1: Begitu Angkuhnya Tidak Mau Divaksin Lebih Baik Bayar Denda Begitu Kata Wakil Rakyat Sementara Rakyat Banyak Sangat Berharap Besar Kapan Giliranya Menerima Vaksin ?

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati