Netral English Netral Mandarin
16:10 wib
Tersiar informasi bahwa Kejaksaan Agung memeriksa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan karena adanya unrealized loss investasi. Dibalik suksess harum bumbu masak mi instan indomie ternyata ada Hj Nunuk Nuraini yang kemarin, Rabu, (27/1/2021), tutup usia.
Bohong Soal Like Konten Porno, DT Mau Laporkan Fadli Zon ke Polisi 

Jumat, 08-January-2021 14:00

Politisi Dewi Tanjung
Foto : Istimewa
Politisi Dewi Tanjung
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politikus PDDIP Dewi Tanjung (DT) mengatakan, dirinya ingin melaporkan Fadli Zon ke Polisi. Bukan tanpa alasan, tindakan ini dilakukan karena Fadli dinilai telah membohongi publik. 

"Nyai Mau Melaporkan Padli zonk Ke polisi," kata Dewi, dikutip dari cuitannya, Jumat (8/1/2021).

Dewi lantas menunjukkan sebuah bukti bahwa Fadli sendiri yang mengendalikan akun Media Sosial Twitternya. 



Dewi menunjukkan tangkapan layar dari sebuah berita yang memuat informasi soal Fadli. Fadli pernah memamerkan layar besar di ruang kerja, dimana salah satunya digunakan untuk main Twitter. 

"Saya yang kontrol, iya dong, masa orang lain," kata Fadli saat masih menjabat sebagai Wakil Ketua DPR pada  (7/12/2017). 

Dewi meyakini, tangkapan layar tersebut sebagai salah satu bukti bahwa Akun Media Sosial Twitter dikendalikan sendiri oleh Fadli. Tetapi ketika menyukai atau like konten pornografi, Fadlu malah mengelak dan membohongi masyarakat. 

"Begitu Buka Bokep Pake Bohongin masyarakat bahwa itu kecerobohan anak buahnya.

Ngaku aja Kilaf orang juga pasti Maklumi kalo bilang kilaf," ujar Dewi. 

Tindakan ini dilakukan Dewi karena sebelumnya Fadli mengaku, dirinya dan tim admin menemukan keanehan pada Akun Twitternya. 

Fadli memastikan, dirinya tidak pernah like situs tak senonoh melainkan melakukan blokir. Fadli menduga, ada kemungkinan like konten porno terjadi karena kelalaian staf ketika blokir. 

Staf tersebut lantas Fadli tegur dan evaluasi. Selain itu dia juga bersih-bersih dari banyak akun anonim yang tidak jelas, serta mengatur ulang passwordnya. 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sesmawati