3
Netral English Netral Mandarin
18:05 wib
Jumlah korban meninggal akibat Covid-19 di Italia sudah melampaui 100 ribu orang. Kondisi itu membuat Italia menjadi salah satu negara yang mencatatkan rekor kematian tertinggi. Politisi Partai Demokrat (PD) versi kongres luar biasa (KLB) Max Sopacua membantah informasi yang menyebut pihaknya menjanjikan imbalan Rp100 juta untuk para kader partai yang bersedia menghadiri KLB
DT: Ribka dan Nyai Memang Satu Partai, tapi Kami Berbeda Menyikapi Vaksin, Netizen Malah Bilang Ini

Selasa, 19-January-2021 08:37

Politisi Dewi Tanjung
Foto : Istimewa
Politisi Dewi Tanjung
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi PDIP Dewi Tanjung (DT) mengakui bahwa dirinyan dengan anggota DPR Ribka Tjiptaning memang berada dalam satu partai, namun berbeda dalam menyikapi soal vaksin Covid -19.

Sebelumnya Ribka Tjiptaning yang merupakan anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDIP, menolak divaksinasi COVID-19. Pernyataan Ribka Tjiptaning pun menuai kritik dari berbagai pihak.Penolakan untuk divaksinasi itu disampaikan Ribka Tjiptaning pada Selasa (12/1/2021) lalu. Ribka menyampaikan keengganannya divaksin COVID-19 saat rapat bersama Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

"Saya tetap tidak mau divaksin (Corona) maupun sampai yang 63 tahun bisa divaksin. Saya udah 63 nih, mau semua usia boleh, tetap, di sana pun hidup di DKI semua anak-cucu saya dapat sanksi Rp 5 juta, mending gue bayar, mau jual mobil, kek," kata Ribka dalam rapat kerja (raker) Komisi IX bersama Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/1/2021). 

Terkait hal itu Dewi pun angkat bicara dan mengatakan bahwa dirinya dengan Ribka Tjiptaning berbeda pendapat dalam menyikapi pemberian vaksin kepada masyarakat.

Wanita yang biasa disapa Nyai ini mengakui dirinya sangat mendukung pemerintah dalam pemberantasan covid-19 karena telah melakukan yang terbaik untuk rakyatnya.

"Ribka Tjiptaning dan nyai memang satu partai.Tapi kami berbeda dalam menyikapi pemberian vaksin kepada masyarakatKalo Nyai mendukung Pemerintah dalam memberikan vaksin kepada masyarakat.Pemerintah sudah melakukan semaksimal yg terbaik untuk rakyat nya harusnya kita dukung donk," tulis Dewi, Senin (18/1/2021).

Cuitan Dewi pun direspon berbagai komentar pro dan kontra oleh netizen. Berikut rangkumannya seperti yang terpantau netralnews.com, Selasa (19/1/2021).

@AsenLay9: Sudah bagus dibagi Vaksin secara gratis,masih aja ada yg nyinyir menghasut orang yg tdk tau manfaat Vaksin selalu berpikiran negatif.

@JoshriusSitinj1: Ribka bukannya tak mendukung masalah pemberian vaksin Kpd rakyat. Hanya saja, Kemenkes jgn sampai jadi pedagang dan pebisnis. Dan pengawasan Kemenkes ttg RS dan klinik serta puskesmas selama ini sgt minim. Nah, sulit memang diterjemahkan org bahasanya Ribka Tjiptaning itu.

@GajahMad5: Tolong usulkan ke pemerintah, vaksin diutamakan utk pendukung pemerintah, projo dsb. Yg bersebrangan belakangan saja.

@KongM13: Bisa nya cuman jelekan pemerintah,!!!Klw you tidak setuju,Vaksin, jangan jelekan pemerintah,,!! Ajukan saja usulan Anda,,!!!Apa menurut anda yg lebih bagus selain vaksin,,???Ga punya pikir ke situ kan,,???Emang bisanya cuman nyinyirr,,,

@Ambarukmo15: Ngga ada yang salah dengan Ribka... dia hanya ingin mengingatkan para pemimpin bahwa rakyat adalah pemilik negeri yang seharusnya dilayani dengan sepenuh hati..

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati