Netral English Netral Mandarin
12:05wib
Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengingatkan pemerintah agar tak mengangkat anggota TNI atau polisi aktif sebagai penjabat gubernur. Survei Indikator Politik Indonesia (IPI) menyatakan sebanyak 58,1 persen masyarakat puas terhadap kinerja Presiden Joko Widodo.
Dua Aksi Teror Dalam Sepekan, Politisi Hingga Buzzer Sibuk Adu Ego, Uki: Bangun Hey, Indonesia!

Kamis, 01-April-2021 05:21

Mantan juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi (Uki)
Foto : Istimewa
Mantan juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi (Uki)
36

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi (Uki) menyoroti sikap para akademisi, politisi, pemuka agama hingga buzzer terkait aksi teror yang terjadi di Indonesia.

Uki menyebut, dalam sepekan ini terjadi dua aksi teror yaitu bom di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3/2021) dan teranyar serangan di Mabes Polri, Rabu (31/3/2021) sore.

Namun, lanjutnya, para politisi hingga buzzer masih sibuk beradu pintar dan ego soal apakah terorisme itu terkait agama atau tidak.

"Dua aksi teror, satu di Gereja, satu di Mabes Polri, dalam seminggu. Sementara para cendikia, akademisi, politisi, pemuka agama hingga buzzer masih beradu pintar & kelahi ego apakah terorisme itu terkait agama atau tidak. Bangun hey, Indonesia!" tulis Uki di akun Twitternya, @Uki23.

Sebelumnya diberitakan, ledakan bom bunuh diri terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/03/2021) sekitar pukul 10.30 WITA. Pada saat kejadian, jemaat tengah beribadah di dalam gereja.

Peristiwa itu menyebabkan 20 orang yang terdiri atas masyarakat dan petugas keamanan gereja mengalami luka-luka. Sementara dua pelaku yang melakukan aksi bom bunuh diri tewas di lokasi.

Setelah bom bunuh diri di Makassar, publik kembali dikejutkan dengan adanya aksi teror di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu (31/3/2021) sekitar pukul 16.30 WIB.

Dalam sebuah video amatir yang beredar luas di media sosial, seorang wanita membawa senjata api lalu lalang di kompleks Mabes Polri.

Terduga teroris yang mengenakan busana berwarna hitam dan berkerudung biru itu tampak beberapa kali menodongkan senjata ke arah petugas di sekitar pos penjagaan Mabes Polri.

Melihat aksi nekat wanita itu, polisi pun kemudian melepaskan beberapa kali tembakan. Wanita tersebut akhirnya berhasil dilumpuhkan dengan timah panas. Ia jatuh dan tersungkur di depan pos penjagaan.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati