Netral English Netral Mandarin
07:00wib
Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan melaporkan Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan pencemaran nama baik. Bupati Kolaka Timur (Koltim) Andi Merya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK.
Dua Politisi PDIP Kritik Jokowi dan Luhut, Mardani: Bagus, PKS Senang

Kamis, 05-Agustus-2021 07:42

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKS, Mardani Ali Sera
Foto : Istimewa
Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKS, Mardani Ali Sera
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKS, Mardani Ali Sera mengapresiasi kritik yang dilontarkan dua legislator PDIP terhadap kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan terkait penanganan pandemi Covid-19.

Dua politisi PDIP dimaksud yakni anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon dan anggota Komisi VI DPR Masinton Pasaribu.

"Bagus. DPR punya fungsi kontrol," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada wartawan, Selasa (3/8/2021).

Adapun Effendi Simbolon sebelumnya menyalahkan Presiden Jokowi yang tidak menerapkan lockdown sejak awal pandemi Covid-19.

Sementara Masinton Pasaribu mengkritik Luhut sebagai Koordinator PPKM Darurat. Ia berpendapat, Luhut terkesan menggampangkan masalah pandemi ini dan terlalu reaksioner terhadap kritik.

Menurut Mardani, apa yang disampaikan dua politisi PDIP itu ada dasarnya. Ia juga menyebut kalau kritik Effendi dan Masinton terhadap Jokowi dan Luhut perlu dipandang sebagai masukan dari legislatif kepada eksekutif.

"Apa yang disampaikan kawan-kawan PDIP ada dasarnya. Anggap saja masukan dari legislatif ke eksekutif," kata Mardani. 

Lebih lanjut, Ketua DPP PKS itu mengaku partainya senang dengan sikap kritis legislator PDIP terhadap pemerintahan Jokowi karena hal tersebut menyehatkan demokrasi.

"PKS senang, kian banyak yang bersikap kritis kepada pemerintah justru menyehatkan demokrasi kita. Menjaga pemerintah tidak bisa sendirian," kata Mardani.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati