3
Netral English Netral Mandarin
09:14 wib
Ketua Majelis Tinggi Partai Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku merasa bersalah karena pernah memercayai dan memberikan jabatan kepada Moeldoko ketika masih menjadi presiden. Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengucapkan terima kasih setelah terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dalam kongres luar biasa (KLB) kubu kontra-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Dugaan Ada Penerima Bansos Fiktif, Politisi Demokrat: Mohon Jelaskan Bu Risma!

Rabu, 20-January-2021 13:30

Politisi Demokrat Benny Kabur Harman meminta Menteri Sosial Tri Rismaharini menyelidiki adanya dugaan penyelewengan Bantuan Sosial Fiktif.
Foto : Istimewa
Politisi Demokrat Benny Kabur Harman meminta Menteri Sosial Tri Rismaharini menyelidiki adanya dugaan penyelewengan Bantuan Sosial Fiktif.
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi Demokrat Benny Kabur Harman meminta Menteri Sosial Tri Rismaharini menyelidiki adanya dugaan penyelewengan Bantuan Sosial Fiktif.

Apalagi, dengan adanya informasi tentang 16,7 juta penerima Bansos dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang palsu.

Hal itu diungkapkan Benny lewat akun resmi twitternya @BennyHarmanID seperti dilansir di Jakarta, Rabu (20/1/2021).

"Mensos Ibu Risma yth. Mohon jelaskan terbuka informasi beredar luas ttg 16,7 juta penerima Bansos fiktif, tidak ada NIK. Kalo tidak, ini bakal menjadi skandal besar yg meledak awal tahun. Ingat, protes menurunkan pemimpin antara lain karena pusaran korupsi sekitar istana.Liberte!," tulisnya, Selasa (19/1/2021)

Sebelumnya, KPK mendesak Kemensos memperbaiki Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang menjadi basis data penerima bantuan sosial atau bansos.

“KPK menemukan 16,7 juta orang tidak ada NIK tapi ada di DTKS yang isinya ada 97 juta individu, tapi 16 juta itu tidak yakin ada atau tidak orangnya,” jelas Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati