Netral English Netral Mandarin
01:14wib
Putri salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates yakni Jennifer Gates, sudah resmi menikah dengan pacarnya. Ia menikah dengan pria muslim dari Mesir bernama Nayel Nassar. Tim bulu tangkis putri China menjadi juara Piala Uber 2020 setelah mengalahkan Jepang pada final yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021) dini hari WIB.
Duh! KPK Sebut 22 Gubernur dan 122 Bupati Merampok Uang Negara, Netizen: Kecuali Gubernur di Depan Mata, gitu?

Sabtu, 09-Oktober-2021 10:30

Ilustrasi KPK
Foto : Istimewa
Ilustrasi KPK
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - KPK menyebut puluhan Gubernur dan ratusan Bupati terlibat merampok uang negara. Hal ini menarik perhatian warganet.

Di akun FB Mak Lambe Turah, banyak netizen justru mempertanyakan kinerja KPK bahkan malah ada yang menyebut-nyebut Gubernur yang ada di depan mata KPK.

MLT: “Jadi yang salah dimana????”

Therezia Junove: “Terus tugas KPK ngapain nih kalo udah tau ada kasus di dlm?”

Alan  Malelak: “Ya iya lah wong koruptornya massive n terstrukture ga kaget mah klo di bilang segini ini baru yg ketahuan yg ga ketahuan berapa banyak itu.”

Delon Aj: “Kecuali gubernur yang didepan mata gitu? Gombal mukio beneran kog.”

Wina: “Sebutin nama dan dinas di mana.”

Susan: “Berani tangkap ga KPK nya ? At hanya omdo doang.”

Unyuk diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyayangkan banyaknya kepala daerah yang terjerat kasus rasuah di Indonesia.  

Lembaga antikorupsi mencatat mayoritas gubernur pernah terjerat kasus rasuah atau rampok uang negara.  

“Catatan KPK para gubernur sudah 22 orang tersangkut korupsi, padahal provinsi kita hanya 34,” kata Ketua KPK Firli Bahuri melalui keterangan tertulis, Jumat (8/10/2021).  

Firli tidak memerinci nama-nama gubernur tersebut. Dia juga tidak memerinci kasusnya satu-satu.  

Namun, kasus rasuah bukan hanya di level gubernur. Pejabat di bawah gubernur pun banyak yang berurusan dengan KPK karena korupsi.  

“Dan 122 bupati dari 542 pemerintah kabupaten atau kota tersangkut korupsi,” ujar Firli.  

irli meminta seluruh kepala daerah untuk menjauhi tindakan korupsi. Pasalnya, angka kasus rasuah yang menjerat kepala daerah berdasarkan data KPK sudah memprihatinkan.  

“Ini angka yang menjadi keprihatinan kita semua,” ucap Firli.

Maka dari itu, Firli berharap kepada seluruh penyelenggara negara untuk menanamkan nilai integritas di dalam diri. Firli yakin integritas yang ada dalam diri penyelenggara negara bisa menjadikan Indonesia bersih dari perilaku koruptif.

"Karena integritas lah yang bisa mencegah, mengurangi dan mengurungkan niat untuk melakukan korupsi," jelasnya.

Selain itu, Firli memandang strategi pemberantasan korupsi dengan mengintegrasikan tiga pendekatan pendidikan, pencegahan, dan penindakan sudah tepat. Upaya penindakan, katanya, untuk memberikan efek jera.

"Sedangkan, pendidikan untuk mencegah keinginan dan perilaku koruptif, serta perbaikan sistem untuk mencegah dan menutup peluang korupsi," tutupnya.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati