Netral English Netral Mandarin
01:10wib
Lebih dari 4.300 orang telah meninggal dunia akibat "jamur hitam" di India yang umumnya menyerang pasien-pasien Covid-19. Gojek, Grab, dan ShopeeFood membantah terlibat dalam seruan aksi demo nasinonal Jokowi End Game yang berlangsung hari ini.
Duh Teganya, Ade Armando Sebut Anies sebagai Manusia Tanpa Manfaat gegara Covid-19 Meledak Lagi di DKI

Selasa, 15-Juni-2021 11:23

Ade Armando dan sindirannya ke Anies Baswedan
Foto : Kolase Netralnews
Ade Armando dan sindirannya ke Anies Baswedan
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ade Armando keras sekali menyentil Gubernur Anies Baswedan. Ia menyebut Anies sebagai manusia tanpa manfaat.

“Manusia tanpa manfaat...,” kata Ade Armando, Senin malam 14 Juni 2021 sambil mengunggah gambar berisi sindiran ke Anies.

Dalam gambar tersebut termuat pernyataan Anies Baswedan.

"Kalo Covid sekarang tidak terkendali, bisa sangat genting" kata Anies.

Kemudian seorang wartawan bertanya: "Terus usaha apa yang sudah Anda lakukan Pak?""Kalo Covid sekarang tidak terkendali, bisa sangat genting."

""Lha ini emang kalian pikir saya ngapain?" jawab Anies yang sedang memanen padi di Sumedang.

Untuk diketahui Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, tetap fokus memanfaatkan fasilitas di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Jakarta Pusat, menyikapi melonjaknya kasus positif virus corona belakangan ini. Namun, jika mendesak dan membutuhkan tambahan fasilitas, pihaknya menyiapkan Rumah Susun (Rusun) Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara, untuk menampung pasien Covid-19.

"Saat ini kita masih gunakan fasilitas dari Wisma Atlet. Kita akan konsentrasikan disitu," ujar Anies saat jumpa pers di PMI DKI Jakarta, Senin (14/6/2021).

"Apabila nanti dibutuhkan penambahan kita sudah menyiapkan Rusun Nagrak untuk bisa digunakan disana ada 2.500 tempat tidur yang bisa digunakan. Jadi, kita bergerak secara bertahap saat ini konsentrasi masih di Wisma Atlet," tuturnya.

Anies mengklaim, Rusun Nagrak sudah siap untuk dihuni apabila dibutuhkan untuk tambahan tempat isolasi.

"Bisa dicek ke sana. Tapi, nanti jam 4 sore ini saya akan rapat dengan kepala BNPB," katanya.

Lebih lanjut Anies menceritakan, dirinya pernah terkena Covid-19. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menyadari saat ini masih dalam situasi pandemi sehingga jangan abai terhadap prokes.

"Saya pernah merasakan terkena Covid sama sekali tidak nyaman dan apalagi kalau kondisinya sampai berat. Jadi, saya mengajak kepada seluruh masyarakat sadari bahwa kita masih dalam kondisi pandemi. Artinya tinggalah di rumah kecuali untuk kebutuhan yang urgent yang mendasar, selebihnya tinggal di rumah," ucapnya.

Kemudian, Anies mengimbau para pelaku usaha, para pelaku ekonomi, sosial, budaya, agama untuk memastikan protokol kesehatan (prokes) ditaati.

"Itu adalah bagian dari sikap bertanggung jawab bahwa kita ingin melindungi diri kita sendiri, melindungi lingkungan, melindungi keluarga kita," tuturnya dinukil Okezone.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati