Netral English Netral Mandarin
09:28wib
Pemerintah akan mengubah tata laksana penggunaan obat untuk para pasien Covid-19 guna mengantisipasi virus corona varian Delta berdasarkan usulan lima organisasi profesi kedokteran. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di sejumlah wilayah kabupaten/kota tertentu mulai 3 hingga 9 Agustus 2021.
Dukung Polri dan Pemerintah Bongkar Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin, FH: Ini bukan Kemajuan ya Neng, tapi Kebodohan

Jumat, 18-Juni-2021 17:15

Ferdinand Hutahaean
Foto : GemPl
Ferdinand Hutahaean
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean (FH) ikut mengomentari rencana pembongkaran jalur sepeda permanen di ruas Jalan Sudirman-Jalan Thamrin.

Ferdinand mengaku dirinya sangat mendukung Polri dan Pemerintah Pusat untuk membongkar pembatas jalan yang disebut sebagai jalur sepeda oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Hal ini dikarenakan jalur sepeda tersebut menurut Ferdinand mencaplok hak pengguna jalan lainnya khususnya mobil dan pengguna sepeda motor.

"Saya mendukung Polri dan Pemerintah Pusat untuk membongkar penbatas jalan yang disebut sebagai jalur sepeda oleh @aniesbaswedan yg nyata2 mencaplok hak pengguna jakan lainnya khususnya Mobil dan Motor yg setiap tahun membayar pajak," tulis Ferdinand di akun Twitternya, Jumat (18/6/2021).

Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia (EWI) ini pun menilai menilai pembangunan jalur sepeda di di ruas Jalan Sudirman-Jalan Thamrin itu suatu kebodohan.

"Ini bukan kemajuan ya neng, tapi kebodohan..!," ujarnya.

Cuitan Ferdinand direspon berbagai komentar pro dan kontra oleh netizen. Berikut rangkuman komentar netizen yang terpantau Netralnews.com, Jumat (18/6/2021).

@dedimahardi: Sy berharap @KPK_RI segera mengusut kebijakan dan kegiatan anies yg banyak merugikan uang negara.. 

@Rkirnusa: Anis Pikir DKI Jakarta seperti di Padang Gurun Yaman

@AnggaPu71307693: Sebodoh apa pun kau menilai Anies ?. tetap dia bisa menjadi gubernur dgn segudang prestasi. yg munkin bodoh itu sudah tidak punya prestasi, caleg kalah dan sering terlihat sok pintar tapi membedakan wilayah Jateng dan Jatim saja tak bisa ?. Betul nga Lae

@satutiga87: Ngeri gue lihat jalur sepeda ngga ikuti lampu lalu lintas jalur sepeda koq dibuat dipusat perkantoran yg lebih dominan menggunakan kendaraan bermotor

@SalamPatasss: Yang harus didukung itu bongkar  jalur para mafia,bukan jalur sepeda,tangkap Harun Masiku aja gak mampu

@Gantos_Presiden: Untung kau tdk jadi apa2 cuk.. orang spt kau sangat tdk pantas menjadi pemimpin..Pak AB pemimpin yg pas..mengayomi semua kalangan...

Sebelumnya Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo setuju jalur sepeda permanen di ruas Jalan Sudirman-Jalan Thamrin dibongkar. Listyo menyampaikan itu merespons usulan dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.Diketahui, Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan Rp28 miliar untuk membuat jalur sepeda permanen sepanjang 11,2 kilometer tersebut.

"Kami setuju masalah yang permanen itu dibongkar saja," kata Listyo dalam Rapat Kerja di Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (16/6/2021).

Reporter : Sesmawati
Editor : Nazaruli