Netral English Netral Mandarin
06:09wib
Hampir seluruh negara di dunia meningkatkan pembatasan Covid-19 ketika kasus varian Delta melonjak, yang tidak sedikit orang menentangnya. Presiden Joko Widodo mengajak seluruh elemen bangsa bahu-membahu berupaya melawan pandemi Covid-19.
Dukung Taubat Nasional, Lieus: Agar Tuhan Tidak Semakin Murka

Minggu, 18-Juli-2021 17:56

Lieus Sungkharisma
Foto :
Lieus Sungkharisma
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -  Ajakan untuk Taubat Nasional dalam merespon wabah pandemi Covid-19 yang makin melonjak dengan korban yang terus berjatuhan, disambut baik salah satu tokoh Tionghoa, Lieus Sungkharisma.

Sebagai penganut Buddhis, Lieus menilai taubat itu sebagai bentuk totalitas kepasrahan sekaligus pengakuan salah dan dosa kepada Tuhan.

Menurutnya, yang mahal dari bangsa Indonesia saat ini adalah kejujuran. Jujur mengakui salah atas kelemahan dan kekurangan, lalu jujur meminta maaf.

“Memang tak mudah buat seseorang untuk meminta maaf, apalagi permintaan maaf seorang pemimpin kepada rakyatnya. Padahal, disitulah sebenarnya kelas dan kualitas seorang pemimpin bisa diukur,” kata Lieus melalui siaran pers yang diterima netralnews.com, Minggu (19/7/2021).

Dalam kontek inilah, Lieus mengingatkan para pemimpin dan politisi dari partai manapun bahwa tak ada salahnya untuk jujur kepada Tuhan atas segala kesalahan yang diperbuat agar Tuhan tidak makin murka kepada makhluknya yang sombong.

“Sudah minta maaf kepada rakyat tak mau karena gengsi, minta maaf kepada Tuhan pun tak mau. Apa tidak masuk dalam kategori manusia sombong yang seperti itu. Saya hanya khawatir, karena kesombongan ini, Tuhan semakin murka dengan teguran yang makin keras. Bisa bencana besar, kesulitan hidup dan lain-lain,” ungkapnya.

Begitu juga dalam kaitan dengan wabah pandemi Covid-19 saat ini, Lieus mengingatkan kepada semua pihak, baik rakyat, pemimpinnya dan para pejabat lainnya untuk bersama-sama mengaku salah dan dosa kita kepada Tuhan melalui taubat.

"Tentu dengan taubat yang sebenar-benarnya. Bukan taubat sambel,” tegas Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak) itu.

Lieus yakin, jika para pemimpin negeri ini dan para politisinya,  termasuk seluruh rakyat Indonesia satu sikap dan satu suara mengakui kesalahan dan dosa kepada Tuhan dengan diikuti bertaubat kepada Nya, pasti Tuhan akan turunnya keajaiban yang tak diduga-duga untuk keselamatan bangsa ini.

“Saya kok yakin ya, kalau kita sudah jujur mengakui salah kepada Tuhan, tentu dengan diawali mengaku salah kepada rakyat, jika dia pemimpin, pertolongan Tuhan akan datang.  Kita semua kan bangsa yang beragama dan ber-Tuhan.  Nah, kalau kita sepakat berTuhan, mari kita hadirkan Tuhan dalam mengatasi masalah yang besar dan mengerikan ini,” pungkasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati