Netral English Netral Mandarin
18:20wib
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres memperingatkan dunia berada di jalur bencana lantaran pemanasan global yang terus berlangsung. Uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap 11 calon hakim agung usulan Komisi Yudisial (KY) di Komisi III DPR akan digelar pada pekan depan.
Efek Presiden Jokowi Mengenakan Baju Baduy, Kini Ekraf Lebak Bergeliat

Sabtu, 21-Agustus-2021 22:00

Ekonomi Kreatif di Lebak kembali bergeliat.
Foto : Kemenparekraf
Ekonomi Kreatif di Lebak kembali bergeliat.
18

LEBAK, NETRALNEWS.COM - Berkah ketika Presiden Joko Widodo mengenakan busana khas Baduy, berdampak pada kia tgeliatnya perekonomian di kawasan Baduy, Lebak.

Para pelaku ekonomi kreatif di sana kebanjiran pesanan, semua yang menyangkut pernak-pernik maupun fesyen kembali bergeliat.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong pengembangan sektor pariwisata dan juga ekonomi kreatif di Kabupaten Pandeglang, Banten, sehingga dapat menjadi lokomotif pembangunan ekonomi sekaligus terciptanya kembali lapangan kerja.

Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya Kemenparekraf menggali, menumbuhkembangkan, mengelola, dan menjaga kreativitas para pelaku ekonomi untuk mengembangkan potensi-potensi ekonomi kreatif yang ada di Pandeglang.

"Keikutsertaan para pelaku ekonomi kreatif sesuai dengan subsektor unggulan di Pandeglang ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan inovasi dan kewirausahaan yang sesuai dengan potensi dan kearifan lokal masing-masing," kata Sandiaga.

Melalui pengembangan ekonomi kreatif diharapkan dapat membangkitkan rasa optimistis serta membuka lapangan pekerjaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pandeglang. Di mana, Pandeglang diketahui memiliki potensi besar di sektor kriya berupa kerajinan kayu dan kuliner.

Sandiaga menuturkan, dari hasil diskusinya dengan para pelaku ekonomi kreatif setempat, diketahui ada tiga permasalahan yang dihadapi. Yakni sumber daya manusia, pemasaran, dan permodalan.

"Untuk SDM, kita akan lakukan pelatihan dan pendampingan secara berkelanjutan sehingga kualitas dan standardisasi produk dari para pelaku ekonomi kreatif di sini dapat meningkat. Kemudian untuk pemasaran, saya sudah berkoordinasi dengan Deputi Pemasaran agar Kemenparekraf dapat memfasilitasi sebagian daripada produk-produk di sini untuk ikut dalam program-program kita," tutur Sandiaga, Sabtu, (21/8/2021).

Sementara terkait permodalan, Menparekraf mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Kementerian BUMN untuk dapat berkolaborasi.

"Saya sudah berkoordinasi dengan ibu Bupati dan saya akan segera terhubung dengan Pak Menteri BUMN di mana kita akan minta dari KUR (Kredit Usaha Rakyat) yang diarahkan kepada UMKM ini sebagian dialokasikan kepada pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Pandeglang," lanjut Sandiaga.

Selain itu, Sandiaga menyebutkan wokrshop ini juga bertujuan membangkitkan potensi wisata kawasan Tanjung Lesung yang ada di Pandeglang sebagai kawasan destinasi prioritas. Tanjung Lesung merupakan destinasi wisata yang jaraknya tidak jauh dari Jakarta. Tanjung Lesung juga dapat memenuhi tren pariwisata ke depan yang personalized, localized, dan smaller in size.

"Dengan rampungnya Tol Serang-Panimbang, saya harapkan Tanjung Lesung bisa menjadi salah satu dari 10 destinasi wisata prioritas kita, dan kita harapkan ada dukungan dari semua pihak karena Tanjung Lesung jaraknya tidak terlalu jauh dari Jakarta," ucap Sandiaga.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Pandeglang, Irna Narulita, mengapresiasi pelaksanaan Workshop KaTa Kreatif ini. "Saya dengan seluruh masyarakat Pandeglang mengucapkan terima kasih kepada Mas Menteri atas tips-tips yang diberikan sehingga kami dapat menghasilkan karya dengan modal yang terbatas di tengah masa pandemi ini," ungkap Irna. 

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Sesmawati