3
Netral English Netral Mandarin
02:18 wib
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) beserta keluarga dan stafnya diketahui menerima suntik vaksin virus corona (Covid-19) secara gratis. Pakar menyebut Virtual Police atau Polisi Virtual yang diluncurkan Bareskrim Polri membuat masyarakat takut untuk mengeluarkan pendapat di media sosial.
EK: Ngelesnya Bozar Bazer, Mbok Dijelasin Rp 9 M buat Yayasan SBY-ANI tapi Bansos Covid-19 Cuma Rp11 M

Kamis, 18-Februari-2021 10:30

Eko Kuntadhi sebut Ngelesnya Bozar Bazer, Mbok Dijelasin Rp 9 M buat Yayasan SBY-ANI tapi Bansos Covid-19 Cuma Rp11 M
Foto : Istimewa
Eko Kuntadhi sebut Ngelesnya Bozar Bazer, Mbok Dijelasin Rp 9 M buat Yayasan SBY-ANI tapi Bansos Covid-19 Cuma Rp11 M
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dana hibah sebesar Rp 9 miliar dari Pemerintah Kabupaten Pacitan ke Yudhoyono Foundation beberapa hari terakhir terus viral di media sosial.

Sejumlah pegiat media sosial mempersoalkan dana tersebut, salah satunya Eko Kuntadhi dan Denny Siregar. Namun pernyataannya ditanggapi akun #RepublikDagelan @panca66.

"Kelakuan buzzeRp seperti  @eko_kuntadhi  dan @Dennysiregar7  bikin berita fitnah dan provokasi banyak banget di Youtube. Tujuannya mendegradasi AHY. Malahan AHY tambah naik popularitas dan elektabilitasnya cc @Abaaah," tulisnya.

Eko pun membalas cuitan tersebut.

"Dana Rp9M buat yayasan SBY-ANI itu jelas ada dalam APBD Pacitan. Pembangunan museum itu jelas. Terus kita komentarin. Ngelesnya cuma bozar bazer. Mbok ya, dijelasin soal Rp9M itu. Kenapa Pacitan keluarkan duit Rp9M buat yayasan SBY-ANI. Smntara budget bansos Covid19 cuma Rp11 M," kata Eko.

Sementara sebelumnya diberitakan, berdasarkan rencana Yudhoyono Foundation, dana hibah tersebut bakal dibangun untuk pembangunan museum kepresidenan agar bisa mendongkrak pariwisata di Pacitan.

Politikus Partai Demokrat Andi Arief menyebut, dana hibah tersebut ditawarkan oleh Pemda Jatim untuk pembangunan museum SBY – Ani di Pacitan.

“Pak SBY ditawarkan bantuan hibah 9 M oleh Pemda Jatim untuk pembangunan,” bebernya seperti dikutip dari cuitannya, Rabu, 17 Februari 2021.

Dia pun menegaskan, hibah tersebut merupakan itikad baik Pemda Jatim dalam mendukung pembangunan. SBY disebut tak pernah meminta.

“Pak SBY tidak pernah minta, bantuannya pun belum diterima. Niat baik Pemda Jatim, murni,” kata Andi.

Andi menambahkan, museum SBY – Ani saat ini tengah dalam proses pembangunan. Direncanakan, museum ini selesai dibangun pada awal tahun depan.

Dalam proyek ini, Partai Demokrat tidak terlibat. Menengok pelaksana pembangunan museum ini adalah murni Yudhoyono Foundation.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto