Netral English Netral Mandarin
14:10wib
Publik dihebohkan dengan ucapan selamat hari raya dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kepada umat Baha'i. Video itu jadi sorotan karena Baha'i bukan salah satu dari enam agama yang diakui negara. Menaker Ida Fauziyah menyatakan karyawan dengan gaji di atas Rp 3,5 juta tetap bisa mendapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp 1 juta.
Eko Kuntadhi: Pengajian-Pengajian Eksklusif di Kampus-Kampus Bisa Jadi Mesin Ternak Para Teroris

Jumat, 18-Juni-2021 12:40

Ilustrasi penangkapan teroris
Foto : Istimewa
Ilustrasi penangkapan teroris
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial Eko Kuntadhi mengurai pendapatnya tentang kemungkinan besar bahwa pengajian-pengajian di kampus-kampus membuat lahirnya banyak generasi teroris. 

“Pengajian-pengajian eksklusif di kampus-kampus, bisa jadi mesin ternak para teroris...,” kata Eko Kuntadhi, Jumat 18 Juni 2021.

Ia juga membagikan video pemaparannya dengan judul “Eko Kuntadhi: BETERNAK ALGOJO SYARIAH DARI KAMPUS” melalui akun TV Cokoro.

“Banyak peracik bom yang merupakan lulusan kampus ternama. Pendidikan yang mereka peroleh malah digunakan untuk mencelakai banyak orang. Ini karena pengajian menyimpang yang mereka ikuti semasa kuliah itu,” tulis channel tersebut. 

Banyak warganet memberikan tanggapan terhadap pendapat Eko Kuntadhi, berikut di antaranya.

@miftachustsaqif: “Memang banyak pengajian salah yang disusupi oleh oknum radikal , tapi ada juga kok mas eko yg memang ngaji beneran dan bahasannya beneran  agama tanpa embel2 kebencian. mungkin pihak kampus bisa lebih aktif melihat kegiatan peserta didiknya dan memberikan pengawasan.”

@baladew4247: “G ngerti cara kerja BIN dalam proses pencegahan. bukan hanya di kampus2 tapi sdh sejak dini.”

@Yoensan1: “Berawal dan berkembang biak hingga beranak pinak ..hiiiy.”

@FerryNLangelo: “Pembibitan mrk di sekolah2 dan kampus2.”

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Wahyu Praditya P